SUMEDANG.ONLINE — Keluarga besar Ika Susilawati, 36, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sumedang yang wafat di Arab Saudi mengaku baru mengetahui anaknya meninggal setelah viral di media social. Bahkan jenazahnya hingga saat ini masih belum di bawa ke Indonesia.

“Abdi terangna tos ngantunkeun. Tapi memang sewaktu sakitnya, sudah ada yang memberitahu, teh konfirmasikeun ka Sponsor. Baru tiga hari setelah itu mendapat informasi sudah meninggal, ” kata Tri Sulastri, saat dihubungi Sumedang Online, Sabtu, 21 September 2019.

Keluarga menyayangkan mereka baru tahu kabar itu dari Medsos, bukan dari Sponsor ataupun pihak terkait yang berkaitan dengan TKI. Keluarga memastikan, Ika, meninggal karena sakit yang dideritanya.
“Dia memang memiliki riwayat usus buntu,” imbuh Tri.

Tri berharap pemerintah segera dapat mengembalikan jenazah adiknya, yang hingga saat ini sudah 10 hari. “Pokokna kieu, kahoyong keluarga mah hoyong sacepetna Ika di bawa ka Sumedang da tos 10 dinten, janten hawatos ka layon,” terang dia.

Sementara itu Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir menyebutkan Tim dari Sumedang Simpati Quick Response (SSQR) telah mendatangi rumah keluarga almarhumah dan bertemu dengan orang tuanya, Bapak Tukirin.
“Saya berupaya mengontak langsung ke Atase Ketenagakerjaan KBRI Riyadh Arab Saudi, tadi malam. Dari laporan yang masuk ke Atase Ketenagakerjaan KBRI, almarhumah TKI atas nama Ika Susilawati meninggal dunia karena sakit. Pihak KBRI sedang menunggu surat permintaan pemulangan jenazah dari ahli warisnya,” ujar Dony.

Lanjut dia, saat ini sedang diproses surat permintaan pemulangan jenazah. “Mari kita doakan, semoga almarhumah diterima iman Islamnya, diterima amal ibadahnya, diampuni dosa-dosanya, khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan keiklasan. Amin,” pungkasnya. (FITRI/IWAN)