SUMEDANG, Minggu (31/5/2026) – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, mengajak aparatur sipil negara (ASN) yang telah memasuki masa purnatugas untuk terus mengabdi dan berkarya bagi Kabupaten Sumedang. Salah satu wadah yang dinilai dapat menjadi sarana pengabdian adalah Persatuan Wredatama Republik Indonesia melalui berbagai program pemberdayaan lansia.
Ajakan tersebut disampaikan Dony saat melepas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Sumedang, Sonson Mukhamad Nurikhsan, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sumedang, Asep Tatang Sujana, yang memasuki masa purnatugas di PPS Sumedang, Minggu (31/5/2026).
“Untuk PNS yang telah purnatugas, apa selanjutnya? Yaitu terus mengabdi dan berkarya bagi Kabupaten Sumedang. Salah satunya bisa dengan cara menghidupkan PWRI yang punya program Sekolah Lansia,” kata Dony.
Menurut Dony, PWRI memiliki program unggulan bernama Sekolah Lansia Lingga yang menjadi wadah bagi para pensiunan untuk tetap aktif dan produktif. Program tersebut dinilai mampu memberikan manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental para lansia.
“Di Sekolah Lansia bisa membantu agar otak kita terus beraktivitas sehingga tetap memiliki banyak referensi untuk terus berpikir, tidak mudah stres, dan menjaga dari demensia,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Dony juga menyampaikan apresiasi kepada Sonson Mukhamad Nurikhsan dan Asep Tatang Sujana atas kontribusi serta dedikasi mereka selama bertugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang.
“Terima kasih atas pengorbanan, pengabdian, dan dedikasi Pak Sonson dan Pak Asep Tatang dalam menyelenggarakan pemerintahan, melayani masyarakat, dan melaksanakan pembangunan di Kabupaten Sumedang,” tuturnya.
Dony menilai berbagai kebijakan, saran, dan masukan yang diberikan kedua pejabat tersebut selama menjadi ASN telah menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan Sumedang yang maju, aman, dan damai.
Ia menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian. Menurutnya, masih banyak ruang bagi para purnatugas untuk terus berkontribusi bagi masyarakat dan daerah.
“PNS sudah selesai, tapi di depan mata kita banyak cara untuk berbakti, untuk berjuang, untuk bekerja, untuk mengabdi,” katanya.***

