SUMEDANG

Sekda Sumedang Salurkan 370 Paket Sembako di Tiga Kecamatan

Penulis: IGUN GUNAWAN | Editor: Redaksi
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang menyalurkan bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk warga terdampak Pandemi Covid-19 di Kecamatan Situraja, Cisitu, dan Darmaraja. Senin, 19 Juli 2021.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang menyalurkan bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk warga terdampak Pandemi Covid-19 di Kecamatan Situraja, Cisitu, dan Darmaraja. Senin, 19 Juli 2021. | FOTO: Istimewa

SUMEDANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman, menyalurkan bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk warga terdampak Pandemi Covid-19 di Kecamatan Situraja, Cisitu, dan Darmaraja. Senin, 19 Juli 2021.

“Pemda Kabupaten Sumedang bergerak cepat memberikan bantuan sosial kepada warga terdampak pandemi covid-19, baik masyarakat miskin (DTKS) maupun hampir miskin (Non DTKS). Hari ini disalurkan 2.770 paket Sembako ke 2.770 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 277 desa/kelurahan se Kabupaten Sumedang. Saya sendiri menyalurkan 370 paket sembako untuk 37 desa di Kecamatan Situraja, Kecamatan Cisitu, dan Kecamatan Darmaraja,” ujar Herman Suryatman.

Selanjutmya, sebut dia, mulai minggu ini akan disalurkan berbagai bantuan sosial untuk 255.735 KPM di Kabupaten Sumedang, antara lain dari PKH (Program Keluarga Harapan) sebanyak 42.816 KPM, BPNT ( Bantuan Pangan Non Tunai) Rutin sebanyak 72.940 KPM. BST (Bantuan Sosial Tunai) sebanyak 40.671 KPM. BPNT Baru sebanyak 80.862 KPM. Bansos (Bantuan Sosial) Kabupaten sebanyak 8.759 KPM dan BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) sebanya 9.687 KPM.

Baca Juga  Cegah Kerumunan, Enam Gereja di Sumedang Pasang Spanduk Dukung PPKM Darurat

“Selain itu ada juga Bantuan Sosial Beras dan Sembako berupa Bantuan Beras 5 Kg untuk 3.000 KPM, bantuan beras 10 Kg untuk 94.813 KPM. Bantuan Sembako dari ASN untuk 2.770 KPM masyarakat paling miskin di 277 desa/kelurahan, 600 KPM pasar sandang, 600 KPM abang becak dan delman, serta 400 KPM pedagang kaki lima,” demikian Herman Suryatman. ***

Tinggalkan Balasan