Indeks

Debat Publik Kedua Pilkada Sumedang 2024: Uji Gagasan Paslon Bupati dan Wakil Bupati

Iwan Rahmat/SUMEDANGONLINE
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi

Sumedang, 13 November 2024 – Debat publik kedua untuk pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sumedang dalam Pilkada 2024 berlangsung pada Rabu (13/11/2024) di Asia Plaza. Debat ini menjadi ajang bagi delapan putra-putri terbaik Sumedang yang berkompetisi untuk memikat dukungan masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah.

Dalam sambutannya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi, menyampaikan bahwa debat publik merupakan momentum penting untuk menguji gagasan dan program kerja masing-masing paslon. Menurutnya, budaya debat adalah bagian dari tradisi demokrasi Indonesia yang sudah berkembang lama.

“Budaya debat ini bukanlah hal yang baru, karena melalui perdebatan lahirlah Republik Indonesia, Pancasila, dan berbagai keputusan penting lainnya,” kata Ogi.

Lebih lanjut, Ogi menekankan bahwa debat bukan hanya soal kemenangan, tetapi sarana bagi paslon untuk menunjukkan visi, misi, dan ide mereka kepada masyarakat. “Debat ini bukan hanya untuk mencari siapa yang menang, tetapi lebih kepada menguji siapa yang memiliki gagasan terbaik, yang bisa meyakinkan masyarakat untuk memilih mereka,” tambahnya.

Ogi juga berpesan agar seluruh peserta menjaga suasana kondusif dan membawa nama baik Sumedang. “Mari kita jaga bersama-sama agar suasana tetap tenang dan tertib. Penampilan kita di sini akan menunjukkan wajah Sumedang kepada masyarakat, baik di dalam negeri maupun di luar negeri,” ujar Ogi.

Debat yang disaksikan ratusan pendukung masing-masing paslon ini juga disiarkan langsung melalui berbagai platform media, memungkinkan masyarakat Sumedang dan seluruh Indonesia untuk menyaksikan dan mengenal lebih dalam visi-misi tiap pasangan calon.

KPU Kabupaten Sumedang berharap debat ini akan membantu pemilih untuk membuat keputusan yang tepat pada Pilkada 2024 dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam mewujudkan pilkada yang demokratis dan damai. ***

Exit mobile version