Indeks

86 Kepala Daerah Tiba di IPDN Sumedang untuk Mengikuti Retret Gelombang Kedua

Sebanyak 86 kepala daerah dari seluruh Indonesia tiba di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu siang (22/6), untuk mengikuti Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Adiwihanda/SUMEDANGONLINE
Sebanyak 86 kepala daerah dari seluruh Indonesia tiba di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu siang (22/6), untuk mengikuti Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sumedang, 22 Juni 2025 — Sebanyak 86 kepala daerah dari seluruh Indonesia tiba di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu siang (22/6), untuk mengikuti Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Rombongan peserta tiba sekitar pukul 11.50 WIB menggunakan enam armada bus setelah menempuh perjalanan dari Kantor Pusat Kemendagri di Jakarta dengan menggunakan kereta cepat Whoosh.

Setibanya di Gerbang Utama IPDN, para kepala daerah disambut secara meriah oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, didampingi oleh Rektor IPDN, serta iringan penampilan atraktif dari marching band Gita Abdi Praja. Selanjutnya, para peserta berjalan kaki menuju Lapang Parade IPDN untuk mengikuti prosesi Apel Manggala Penyambutan.

Perkuat Semangat Pengabdian dan Kebersamaan

Dalam sambutannya, Wamen Bima Arya mengungkapkan kebanggaannya atas kepercayaan yang diberikan kepada IPDN sebagai tuan rumah kegiatan strategis ini. Ia menyampaikan harapan agar retret ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian dan kerja kolektif para kepala daerah.

“Dengan spirit yang sama, harapan yang sama, dan tujuan yang sama, selama menjalani tugas sebagai kepala daerah, tidak ada hal lain selain mengabdikan diri bagi warga,” ujar Bima Arya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun kebersamaan dalam keberagaman, sejalan dengan nilai-nilai luhur Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang dijunjung tinggi dalam lingkungan IPDN.

“Kami ingin para gubernur, wakil gubernur, walikota, wakil walikota, bupati, dan wakil bupati peserta retret semakin kuat dalam kebersamaan, meskipun berasal dari latar belakang yang beragam,” tambahnya.

Fokus pada Tugas Pokok, Asta Cita, dan Kolaborasi

Retret Gelombang Kedua ini mengusung tema dan materi serupa dengan gelombang pertama, yakni penguatan pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi kepemimpinan daerah, serta sinkronisasi program nasional Asta Cita sebagai prioritas Presiden RI.

Bima Arya juga menyoroti pentingnya retret ini karena diikuti secara bersama oleh kepala daerah dan wakilnya, sehingga memperkuat komunikasi dan kekompakan dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah.

Retret ini penting karena kepala dan wakil kepala daerah hadir bersama. Kami harap momen ini mempererat harmoni dan soliditas dalam bekerja melayani masyarakat,” tuturnya.

Partisipasi dan Kondisi Peserta

Dari total 87 peserta yang dijadwalkan, satu peserta, yakni Gubernur Papua Pegunungan, berhalangan hadir karena tengah berduka. Beberapa kepala daerah dari Bali tiba terlambat dengan izin resmi, sementara Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara dijadwalkan menyusul usai pelantikan.

Meski demikian, 86 peserta tetap hadir dan telah menerima pemantauan serta pendampingan medis bagi yang mengalami gangguan kesehatan.

Usai Apel Manggala, para peserta menjalani sesi pengenalan lingkungan kampus IPDN, sebelum mengikuti pembukaan resmi Retret Gelombang Kedua oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, yang akan dilaksanakan pada Senin, 23 Juni 2025.

Kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi penguatan karakter kepemimpinan daerah yang berintegritas, berorientasi pada pelayanan publik, serta mampu mendorong akselerasi program strategis nasional secara efektif di seluruh pelosok Indonesia.***

Exit mobile version