Indeks

KPU Sumedang Lanjutkan Pemutakhiran Data Pemilih Pascapemilu 2024

Ketua KPU Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi (kanan).
Iwan Rakhmat/SUMEDANGONLINE
Ketua KPU Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi (kanan).

SUMEDANG – Meski Pemilu 2024 telah usai, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang tetap aktif melaksanakan tugas konstitusionalnya. Salah satunya adalah kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang dilakukan secara rutin demi memastikan kualitas demokrasi tetap terjaga.

Ketua KPU Kabupaten Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa pemutakhiran data ini merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, dan menjadi tanggung jawab jangka panjang lembaga penyelenggara pemilu.

“Pasca pelaksanaan Pemilu, kami terus melaksanakan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan. Ini kami lakukan rutin setiap bulan dan direkap setiap tiga bulan,” ujar Ogi saat ditemui di kantornya, Selasa (15/7/2025).

Ogi menjelaskan bahwa rekapitulasi data dilakukan secara transparan dan akuntabel. KPU rutin menggelar rapat pleno triwulanan yang melibatkan Bawaslu, TNI, Polri, Disdukcapil, serta instansi terkait lainnya.

“Data pemilih berkaitan erat dengan perubahan status, seperti warga sipil yang menjadi anggota TNI/Polri, pensiunan militer, hingga narapidana yang keluar-masuk Lapas. Semua itu harus diperbarui secara berkala agar tidak terjadi ketidaksesuaian data,” terangnya.

Menurutnya, hak pilih akan dinonaktifkan bagi warga yang masuk TNI atau Polri, dan akan diaktifkan kembali saat mereka purna tugas. Begitu pula untuk warga binaan, status mereka dalam daftar pemilih diperbarui secara dinamis menyesuaikan kondisi faktual di lapangan.

Selain menggandeng lembaga vertikal, KPU Sumedang juga menjalin sinergi erat dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) sebagai sumber utama data kependudukan. Bahkan, tim KPU melalui Divisi Perencanaan Data dan Informasi secara berkala melaksanakan coklit terbatas (pencocokan dan penelitian) untuk memverifikasi langsung kebenaran data, khususnya terkait kematian.

“Kami pernah menemukan data warga yang tercatat meninggal, tetapi ternyata masih hidup. Inilah pentingnya turun ke lapangan agar tidak terjadi kekeliruan dalam daftar pemilih,” tambah Ogi.

Dengan berbagai upaya tersebut, KPU Kabupaten Sumedang berkomitmen untuk menjaga integritas, validitas, dan komprehensivitas data pemilih, sebagai fondasi utama pelaksanaan pemilu yang berkualitas di masa depan. (**)

Exit mobile version