Sumedang, 11 September 2025 – Jalan Cisumur-Cinanggerang, satu-satunya akses utama menuju Kecamatan Surian dari pusat Kabupaten Sumedang, harus segera direlokasi menyusul kembali amblesnya jalan di Blok Haurpapak, Desa Surian. Penyebabnya adalah kondisi alam dengan pergerakan tanah yang sangat aktif di kawasan hutan tersebut.
Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.Si., meninjau langsung lokasi yang ambles pada Rabu (10/9/2025). Didampingi Kepala Dinas PUPR Andri Indra dan Camat Surian, Bupati menjelaskan bahwa jalan yang ambles ini justru merupakan jalan relokasi yang dibangun tahun 2019, setelah jalan lama longsor di akhir 2018. Sayangnya, jalan baru ini kembali ambles pada 2022 dan perbaikan darurat yang telah dilakukan tiga kali tidak bertahan lama.
“Pemerintah daerah sudah tiga kali melakukan perbaikan jalan di blok Haurpapak ini. Kondisi tanahnya bergerak terus dan diputuskan jalan harus direlokasi lagi,” kata Bupati Dony di lokasi.
Solusi Definitif: Ajukan Izin Penggunaan Lahan Hutan ke Pusat
Sebagai solusi permanen, Pemkab Sumedang akan merelokasi jalan dengan memindahkan trase (alur) jalan ke lahan hutan yang dikelola Perhutani. Trase baru ini akan berada di jalur lama tetapi dibelokkan untuk menghindari titik-titik rawan longsor.
“Jalan direlokasi lagi ke jalan yang lama namun diubah trasenya dibelokan ke lahan Perhutani. Saat ini Pemda sedang berproses mengajukan izin penggunaan lahan di kawasan hutan untuk jalan ke Kementerian Kehutanan,” jelas Bupati. Ia menambahkan, begitu izin keluar, pembangunan jalan baru akan segera dikerjakan untuk menjamin akses yang aman dan nyaman bagi masyarakat Surian.
Dampak Positif untuk Ekonomi dan Pembangunan Surian
Bupati Dony menegaskan bahwa perbaikan akses ini sangat vital. Selain untuk mobilitas sehari-hari warga, jalan yang baik akan mempermudah distribusi alat berat dan material pembangunan, yang selama ini harus memutar lewat Subang atau Indramayu dengan jarak yang jauh.
“Kalau jalannya beres, alat berat dan material bisa mudah masuk. Sekarang akses dari arah Subang dan Indramayu jauh, apalagi Jalan Lingkar Sadawarna juga rusak. Untuk lingkar Sadawarna sudah kami ajukan ke BBWS agar segera diperbaiki,” paparnya.
Komitmen Perbaikan Infrastruktur Jalan di Surian
Sebagai bentuk komitmen jangka pendek, Bupati Dony juga mengumumkan bahwa pada Oktober 2025 mendatang, Pemda akan melaksanakan pelapisan pengerasan jalan (lapen) di empat desa prioritas: Desa Surian, Desa Tanjung, Desa Nanggerang, dan Desa Tanjungwangi.
“Mohon doa dan dukungan semuanya, ini adalah komitmen kami untuk memperbaiki infrastruktur jalan di Kecamatan Surian demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Bupati Dony.
Relokasi jalan di Blok Haurpapak ini diharapkan menjadi solusi akhir untuk mengatasi masalah amblesnya jalan yang telah berulang kali terjadi, sekaligus menggerakkan roda perekonomian dan pembangunan di wilayah Kecamatan Surian.***
