Jakarta, 4 Desember 2025 – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, tampil sebagai Keynote Speaker dalam workshop internasional bertema “IPv6 Technology Implementation by Local Government to Boost Local Economic Value and Enhance Public Services Experience” yang digelar di Ballroom Hotel Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025).
Acara bergengsi ini dihadiri delegasi dari Jepang, Malaysia, sejumlah perusahaan teknologi global, serta perwakilan kementerian/lembaga Republik Indonesia. Dalam forum tersebut, Wabup Fajar memaparkan langkah Sumedang menjadi daerah pelopor transformasi digital dan model nasional Smart City menuju era “Gigabyte City”.
Sumedang Jadi Kabupaten Paling Matang dalam Digital Government
Dalam pemaparannya, Fajar menegaskan bahwa Sumedang saat ini merupakan kabupaten paling matang dalam penerapan digital government di Indonesia. Ia memaparkan berbagai inovasi yang sudah berjalan, antara lain:
-
Interoperabilitas Data Lintas Sektor
-
Command Center Terintegrasi
-
WhatsApp BOT “WA KEPO”
-
Digitalisasi Penanganan Stunting (Simpati Jitu)
-
Dashboard Makan Bergizi Gratis (MBG)-Office berbasis AI
-
Super App Tahu Sumedang
-
Jampe Harupat (layanan terintegrasi ibu hamil hingga akta kelahiran otomatis)
Dalam sesi pemaparan, Fajar bahkan menampilkan langsung tampilan Command Center Sumedang termasuk data real-time APBD, pajak, kesehatan masyarakat, hingga tren penyakit terbaru.
“Good data, good decision, good result. Data baik menghasilkan keputusan baik, dan hasil baik,” ujar Fajar, mengutip pesan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir.
IPv6 sebagai Fondasi Ekonomi Digital Daerah
Wabup Fajar menekankan bahwa migrasi ke IPv6 bukan sekadar kebutuhan teknis, melainkan strategi ekonomi daerah.
“Semakin tinggi layanan digital, semakin besar kebutuhan IP Address. Smart City tidak bisa bertumbuh tanpa IPv6. Ini fondasi masa depan.”
Menurutnya, implementasi IPv6 akan memperkuat:
-
Integrasi IoT (CCTV, sensor lingkungan, dashboard kesehatan)
-
Keamanan sistem digital pemerintah
-
Massive Smart Governance dengan dukungan AI
-
Infrastruktur Smart City dan Smart Farming
Fajar menargetkan Sumedang menjadi Gigabyte City, yakni daerah dengan konektivitas masif, IoT terintegrasi, dan pemerintahan berbasis AI di seluruh sektor.
Ajak Dunia Berinvestasi di Sumedang
Dalam forum internasional tersebut, Fajar turut mengajak dunia global untuk berinvestasi di Sumedang. Ia memperkenalkan platform SIX (Sumedang Investment Experience), sebuah layanan digital untuk investor dengan jaminan tanpa pungli dan pendampingan perizinan secara menyeluruh.
Fajar juga mempromosikan destinasi wisata kebanggaan Sumedang seperti Curug Cigorobog, Menara Kujang Sapasang, dan Waduk Jatigede yang disebutnya sebagai “Mini Raja Ampat dari Bendungan”.
“Investasi membuka lapangan kerja, meningkatkan PAD, dan akhirnya: untuk kesejahteraan rakyat,” tegas Fajar.
Dengan penampilan di forum internasional tersebut, Sumedang semakin memantapkan posisi sebagai benchmark nasional Smart City sekaligus menunjukkan kesiapan memasuki era pemerintahan digital berbasis AI dan konektivitas berstandar global.***
