Sumedang — Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, resmi bergabung menjadi kader Partai Gerindra dan menerima Kartu Tanda Anggota (KTA) secara langsung dari Sekretaris Jenderal DPP Gerindra, Sugiono.
Prosesi penyerahan KTA berlangsung dalam rangkaian acara Gelar Ekosistem Budaya Kasumedangan “Ngajajap Rasa, Panghiap Ratu” yang digelar di halaman Mal Pelayanan Publik Sumedang, Jumat malam (12/02/2026).
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Dedi Mulyadi, Anggota Dewan Pembina Pusat Gerindra Maruarar Sirait, serta sejumlah tokoh nasional dan daerah lainnya.
Dony: Keputusan Penuh Pertimbangan
Dalam sambutannya, Dony menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat hadir bersama masyarakat Sumedang dan jajaran pimpinan Gerindra.
“Malam ini sangat istimewa. Saya bersyukur dan berbahagia bisa hadir di tengah Bapak dan Ibu sekalian, terlebih dengan kehadiran tokoh-tokoh nasional. Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi saya,” ujarnya.
Dony menegaskan bahwa keputusannya bergabung dengan Gerindra bukan langkah yang diambil secara tergesa-gesa. Ia mengaku telah mempertimbangkannya secara matang selama lebih dari satu tahun.
“Dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, malam ini saya mengambil langkah yang telah dipertimbangkan secara matang,” katanya.
Ia menyebutkan empat pertimbangan utama.
Pertama, sosok Presiden RI sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, yang dinilainya sebagai pemimpin visioner dan progresif.
Kedua, komitmen Gerindra terhadap nasionalisme, kemandirian bangsa, ketahanan nasional, serta ekonomi kerakyatan, termasuk program strategis seperti pembangunan desa, perluasan lapangan kerja, ketahanan pangan, makan bergizi gratis, sekolah rakyat, dan pembangunan rumah untuk rakyat.
Ketiga, hubungan diskusi dan persahabatannya dengan sejumlah tokoh Gerindra, termasuk Dedi Mulyadi dan Maruarar Sirait, yang dinilainya menginspirasi.
Keempat, langkah tersebut sebagai ikhtiar memperluas ruang pengabdian dalam membangun Kabupaten Sumedang.
“Dengan jalan baru ini, saya yakin bisa lebih banyak berkolaborasi dan bersinergi demi kemajuan Sumedang,” tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Dony secara resmi mendeklarasikan diri bergabung dengan Gerindra dan mengajak kader untuk solid memenangkan partai di Sumedang serta mendukung kepemimpinan Prabowo pada kontestasi nasional mendatang.
Dedi Mulyadi: Pisahkan Urusan Partai dan Negara
Sementara itu, Dedi Mulyadi menyatakan keputusan Dony telah melalui proses panjang.
“Berbulan-bulan, bertahun-tahun, akhirnya Pak Dony menyatakan akan mengikuti jejak,” ujarnya.
Dedi juga mengingatkan pentingnya pemisahan tegas antara urusan kepartaian dan pemerintahan.
“Urusan kepartaian tidak boleh bersentuhan dengan urusan negara. Tidak boleh ada satu rupiah pun uang negara digunakan untuk kepartaian,” tegasnya.
Ia berharap bergabungnya Dony semakin memperkuat Gerindra di Jawa Barat, khususnya Sumedang.
Maruarar: Momentum Penting
Maruarar Sirait menyebut kehadiran Sekjen Gerindra di Sumedang sebagai momentum penting bagi partai.
“Ini kunjungan pertama beliau sebagai Sekjen ke kabupaten. Artinya acara ini sangat penting,” katanya.
Ia menekankan pentingnya soliditas untuk meningkatkan perolehan kursi legislatif serta mempersiapkan kemenangan dalam Pilpres 2029.
Sugiono: Kader Gerindra Harus Bergerak Bersama
Dalam sambutannya, Sugiono menyebut malam tersebut sebagai momen membahagiakan dan menegaskan filosofi kaderisasi di tubuh Gerindra yang mengedepankan disiplin, kekompakan, serta loyalitas terhadap kepemimpinan partai.
“Di Gerindra, kader diajarkan bergerak bersama, melangkah bersama, menuju tujuan yang sama di bawah komando pimpinan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kader Gerindra bukan sekadar politisi, melainkan pejuang yang membela rakyat kecil.
Sugiono berharap bergabungnya Dony Ahmad Munir semakin memperkuat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumedang.
“Semoga dengan bergabungnya Pak Dony, kesejahteraan masyarakat Sumedang semakin meningkat,” pungkasnya.***
