MINA, Rabu (27/05/2026) – Jamaah haji Kloter 29 KJT asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, berhasil menyelesaikan prosesi lontar Jumrah Aqabah di Mina dengan lancar dan khusyuk pada 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah. Prosesi yang menjadi salah satu rangkaian wajib ibadah haji tersebut dilaksanakan bersama pembimbing dan tokoh agama dari sejumlah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Pendampingan jamaah dilakukan oleh sejumlah pembimbing dan tokoh agama, di antaranya Prof. Dr. KH. Muhyidin Abdul Qodir Al Manafi, MA dari KBIHU As Syifa, KH. Asep Fu’ad Adnan, M.Ag dari KBIHU Multazam, Dra. Hj. Aam Salamah dari KBIHU Intania, Drs. H. Shohibin dari PHD Kabupaten Sumedang, KH. Alan Sudirman, M.Ag dari KBIHU Bina Insan sekaligus PHD Kabupaten Sumedang, serta KH. Yahya Kamal, M.Pd.I dari PHD Kabupaten Tasikmalaya.
Informasi tersebut disampaikan pimpinan KBIHU Multazam Tanjungsari Sumedang di Mina, Rabu (27/05/2026).
Jutaan jamaah haji dari berbagai negara tampak memadati kawasan Mina untuk melaksanakan lontar Jumrah Aqabah sesuai jadwal yang ditetapkan otoritas Arab Saudi. Meski cuaca panas, jamaah Kloter 29 KJT asal Sumedang tetap menjalankan ibadah dengan tertib dan penuh semangat.
Pembimbing KBIHU Multazam Tanjungsari, KH. Asep Fu’ad Adnan, M.Ag menjelaskan, prosesi lontar jumrah mengandung makna spiritual yang mendalam bagi jamaah haji.
“Prosesi melontar jumrah ini menjadi simbol penolakan terhadap godaan setan dan menjadi momentum spiritual yang mendalam bagi seluruh jamaah. Para jamaah berharap ibadah ini menjadi penyempurna haji mereka serta membawa keberkahan bagi keluarga dan kampung halaman,” ujarnya.
Pihak KBIHU Multazam Tanjungsari juga terus mengingatkan jamaah untuk menjaga kesehatan, mempertahankan kekompakan, dan mematuhi arahan petugas agar seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar hingga selesai.
Dengan rampungnya prosesi lontar Jumrah Aqabah, jamaah haji Kloter 29 KJT Sumedang berharap seluruh rangkaian ibadah haji diterima Allah SWT dan memperoleh predikat haji mabrur.***
