SUMEDANG, Rabu (3/6/2026) – Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosanditik) Kabupaten Sumedang melakukan survei penataan kabel telekomunikasi di kawasan Jatinangor, Rabu (3/6/2026). Kegiatan tersebut merupakan langkah awal dalam program perapihan jaringan telekomunikasi guna menciptakan kawasan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala Diskominfosanditik Sumedang Arief Syamsudin bersama jajaran menyusuri Jalan Ir Soekarno mulai dari gerbang masuk Jatinangor hingga perbatasan dengan Tanjungsari untuk mengidentifikasi kondisi jaringan yang ada.
“Kami mengidentifikasi kondisi kabel jaringan telekomunikasi yang terpasang pada tiang utilitas maupun yang melintang di ruang publik,” kata Arief.
Menurutnya, penataan kabel telekomunikasi menjadi bagian dari upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dalam mendukung penataan kawasan Jatinangor agar lebih rapi dan tertata.
Program perapihan kabel tersebut menyusul penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Sumedang dan sejumlah vendor telekomunikasi terkait penataan jaringan kabel yang dilaksanakan di Gedung Negara pada 22 April 2026.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menjelaskan, tahap pertama penataan akan difokuskan di kawasan Jatinangor sebelum dilanjutkan ke wilayah Kota Sumedang pada tahun depan.
“Untuk tahap pertama dilakukan di kawasan Jatinangor dan untuk kawasan Sumedang kota akan dilakukan tahun depan. Semua kabel telekomunikasi akan diturunkan dan dipasang di bawah tanah,” kata Dony.
Ia menegaskan, penataan kabel merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan aman.
“Kabel ini memang kebutuhan, tapi harus dikelola dengan baik. Tidak boleh ada lagi kesan semrawut. Harus ada timeline yang jelas, sehingga kita punya target Sumedang bebas kabel tidak tertata,” ujarnya.
Pemkab Sumedang berharap program tersebut dapat meningkatkan estetika kawasan perkotaan, mengurangi potensi gangguan keselamatan, serta mendukung pengembangan infrastruktur telekomunikasi yang lebih modern dan terintegrasi.***
