[FOTO:FERI ARI ANGGARA]
Sebelumnya pada hari yang sama, Ustad Rudi mendapat kesempatan untuk mengisi kajian bulanan yang rutin diselenggarakan Kades Cintamulya di Balai Desa Cintamulya. Sedikitnya 100 orang jamaah yang didominasi ibu-ibu nampak antusias mendengarkan pemaparan materi yang menggambarkan betapa terpuruknya kondisi kaum muslimin sekarang tanpa syariah dan khilafah itu.
“Apakah ibu-ibu takut dengan syariah?” tanya Ustad Rudi penuh semangat kepada para jamaah yang berasal dari delapan RW yang ada di Desa Cintamulya. “Tidak!!!” jawab mereka serempak. “Apakah ibu-ibu siap memperjuangkan khilafah?” lanjut Ustad Rudi. “Siap!!!” kata mereka kompak. Seusai mengisi pengajian, sebagian anggota delegasi HTI membagi-bagikan bulletin Al-Islam ke jamaah pengajian.
Selain berkunjung ke Desa Cintamulya, HTI Jatinangor juga akan mengadakan roadshow ke desa-desa lainnya yang ada di Kecamatan Jatinangor. Sehari sebelumnya, pada hari Selasa (24/7), ormas yang berdakwah dengan tujuan melanjutkan kehidupan islam itu juga telah bersilaturahmi dengan Kades Hegarmanah, Nana Suhana. Dan Kamis (26/7) delegasi HTI Jatinangor juga akan bersilaturahmi ke Desa Sayang. [FAA]


Ke Jatimukti kpn?