Sumedang

HTI Ajak Ummat Perjuangkan Khilafah

ANTUSIAS : Para jamaah antusias mendengarkan pemaparan materi yang disampaikan oleh Ketua HTI DPC Jatinangor, Ustad Rudi Harjo.
[FOTO:FERI ARI ANGGARA]
JATINANGOR – Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jatinangor bersilah ukhuwah ke Kantor Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor , Rabu (25/7). Kedatangan delegasi yang dipimpin langsung oleh Ustad Rudi Harjo selaku Ketua DPC HTI Jatinangor ini, disambut langsung Kepala Desa (kades) Cintamulya, Dadan Wardana. Ustad Rudi menyebutkan maksud dilakukannya kunjungan ini untuk menjalin silah ukhuwah dengan para pengurus pemerintahan Desa Cintamulya.

Sebelumnya pada hari yang sama, Ustad Rudi mendapat kesempatan untuk mengisi kajian bulanan yang rutin diselenggarakan Kades Cintamulya di Balai Desa Cintamulya. Sedikitnya 100 orang jamaah yang didominasi ibu-ibu nampak antusias mendengarkan pemaparan materi yang menggambarkan betapa terpuruknya kondisi kaum muslimin sekarang tanpa syariah dan khilafah itu.

“Apakah ibu-ibu takut dengan syariah?” tanya Ustad Rudi penuh semangat kepada para jamaah yang berasal dari delapan RW yang ada di Desa Cintamulya. “Tidak!!!” jawab mereka serempak. “Apakah ibu-ibu siap memperjuangkan khilafah?” lanjut Ustad Rudi. “Siap!!!” kata mereka kompak. Seusai mengisi pengajian, sebagian anggota delegasi HTI membagi-bagikan bulletin Al-Islam ke jamaah pengajian.

Selain berkunjung ke Desa Cintamulya, HTI Jatinangor juga akan mengadakan roadshow ke desa-desa lainnya yang ada di Kecamatan Jatinangor. Sehari sebelumnya, pada hari Selasa (24/7), ormas yang berdakwah dengan tujuan melanjutkan kehidupan islam itu juga telah bersilaturahmi dengan Kades Hegarmanah, Nana Suhana. Dan Kamis (26/7) delegasi HTI Jatinangor juga akan bersilaturahmi ke Desa Sayang. [FAA]

💬 Satu komentar

⚠️ Pemberitahuan: Isi komentar merupakan tanggung jawab penuh pemberi tanggapan. Redaksi Sumedang Online tidak bertanggung jawab atas isi atau dampak yang ditimbulkan dari komentar yang dikirimkan.

Tinggalkan Tanggapan

Exit mobile version