Menu

Mode Gelap

BISNIS · 16 Mar 2018 01:03 WIB ·

Wow Kemenag Sumedang Gelar Diskusi Program Pemberdayaan Ekonomi Muslim

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

Wow Kemenag Sumedang Gelar Diskusi Program Pemberdayaan Ekonomi Muslim

WOW KEMENAG SUMEDANG GELAR DISKUSI PROGRAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MUSLIM: Wow Kemenag Sumedang Gelar Diskusi Program Pemberdayaan Ekonomi Muslim

SUMEDANG – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang menggelar diskusi kewirausahaan dengan tema “Pemberdayaan Ekonomi Muslim Menuju Wirausaha Mandiri”. Kegiatan tersebut dibuka secara formal Kasi Bimas Islam Mamun, mewakili Kepala Kantor Kemenag Sumedang Hasen, di Aula Kemenag Sumedang Kamis (15/3/2018).

”Sebagai seorang muslim, kita hendaklah mentauladani apa yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW juga para sahabat beliau yang mulia. Mereka adalah para pendakwah yang andal yang pantang menyerah,” kata Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kabuapten Sumedang, Mamun, dalam siaran pers diterima redaksi.

Lebih lanjut dia menyebutkan, dalam nasabnya banyak yang berprofesi sebagai wirausahawan yang sukses dan kaya raya bahkan harta kekayaannya digunakan untuk mendukung dakwah Nabi Muhammad SAW untuk menyebarkan Islam ke segenap penjuru jazirah Arab.

Berdasarkan hal tersebut, lanjutnya maka kita sebagai para dai, hendaknya mengambil spirit dan motivasi kehidupan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat beliau yang mulia. Apalagi tantangan zaman dan tuntutan kehidupan semakin hari semakin banyak. Untuk itu, para penyuluh agama honorer harus mempunyai jiwa yang kreatif dan inovatif dalam menghadapi kehidupan ini.

Baca Juga  Buruh Elektronik Elektrik di Bekasi Tolak Omnibus Law Cipta Kerja

”Profesi wirausaha, selain dai yang menjadi tanggung jawab kita adalah profesi yang sangat mulia. Maka, program yang ditawarkan oleh Perkumpulan Wirausaha Muslim Indonesia (PWMI) harus disambut dan dimanfaatkan dengan sebaik — baiknya agar menjadi pintu bagi para penyuluh agama honorer untuk meraih kehidupan yang lebih baik,” tandasnya.

Dalam pemaparannya, Arif Puryanto, perwakilan dari Perkumpulan Wirausaha Muslim Indonesia (PWMI) pusat menegaskan, Islam pada dasarnya adalah agama pemberdayaan. Dalam pandangan Islam pemberdayaan harus merupakan gerakan tanpa henti. Hal ini sejalan dengan paradigma Islam sendiri sebagai agama gerakan atau perubahan.

”Ada tiga komplek pemberdayaan yang mendesak untuk diperjuangkan dalam kontek keumatan masa kini, yakni pemberdayaan ruhaniah, intelektual dan ekonomi. Dan yang fokus bahasan dari PWMI adalah pemberdayaan ekonomi muslim,” kata dia.

Sebutnya, yang menjadi latarbelakang didirikannya Perkumpulan Wirausaha Muslim Indonesia (PWMI). Pertama masih rendahnya keterlibatan umat Islam dalam dunia kewirausahaan. Kedua, Umat Islam perlu berjamaah dalam ekonomi.

Baca Juga  Gubernur Jabar-Bekraf Tekan MoU Pengembangan Ekonomi Kreatif

”Kami berkomitmen dan berjuang dengan sekeras tenaga untuk menjadi bagian dari elemen bangsa ini yang dapat memberikan kemanfaatan serta kontribusi bagi perbaikan ekonomi khususnya di tengah kalangan masyarakat muslim,” sambungnya.

Dia juga menyebutkan, dengan semangat ukhuwah, PWMI berupaya menjadi wadah untuk bersilaturahim dan secara profesional ikut berperan serta dalam pemberdayaan ummat menuju masyarakat muslim Indonesia yang kuat, mandiri dan memiliki peranan. Selain itu, dalam rangka mengoptimalkan ekonomi ummat maka perlu diselaraskan dan diharmonisasikan segala upaya yang ada dengan mendorong usaha industri muslim, mengembangkan distribusi dan penjualan barang yang syari, serta menyebarluaskan semangat ukhuwah Islam sesama muslim baik sebagai produsen, penjual, konsumen.

Di tempat sama, salah seorang peserta yang hadir OS Abdul Zaelani, mengapresiasi terselenggaranya acara tersebut. ”Semoga program pemberdayaan ekonomi muslim menuju wirausaha mandiri dapat berkelanjutan yaitu dengan adanya komunikasi secara intensif serta bekerja sama dalam matra pemberdayaan ekonomi umat,” ungkapnya. *** FIT/RLS

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

Baca Lainnya

Sertipikatkan Tanah Melalui Program Sertipikasi HAT Mandiri Lintas Sektor UMKM, Pemohon Mengaku Tak Persoalkan Biaya

31 Oktober 2021 - 15:29 WIB

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat memberikan sambutan saat penyerahan 500 sertipikat tanah yang dibagikan pada para pelakum UMKM di Kabupaten Sumedang, di Gedung Negara, beberapa waktu lalu.

Sumedang Gelar UMKM Milenial Sumedang Naik Kelas

28 Oktober 2021 - 03:45 WIB

Pemerintah Kabupaten Sumedang bersama Yayasan Masyarakat Indonesia Emas dan Kementerian Koperasi UKM menggelar UMKM Milenial Sumedang Naik Kelas di Ruang Tampomas IPP Sumedang. Rabu, 27 Oktober 2021

IWAPI Sumedang Bantu Korban Bencana Banjir dan Longsor Cimanggung

13 Januari 2021 - 19:41 WIB

IWAPI DPC Kabupaten Sumedang

Imbas Pandemi Covid-19 Dirasakan Petani Tembakau Sumedang

12 Januari 2021 - 22:08 WIB

Petani tembakau Iip rustandi warga Dusun Babakan Limus RT 02 RW 11 Desa Cihanjuang

Harga Kepokmas Relatif Stabil di Sejumlah Pasar di Sumedang

11 Januari 2021 - 19:50 WIB

Harga kebutuhan pokok masyarakat di sejumlah pasar di Kabupaten Sumedang relatif stabil.

Asosiasi UMKM Sumedang Ajak Pelaku Usaha Berjualan di Pasar Kaget Jatigede Setiap Hari Minggu

13 Desember 2020 - 13:21 WIB

Trending di BISNIS