Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Minggu, 29 Juli 2018 - 18:32 WIB

Kampung Buricak Burinong Menggeliat Kembali



SUMEDANGONLINE, Darmaraja – Sejak setahun yang lalu diinisiasi, pembangunan Kampung Buricak Burinong kini menggeliat kembali dengan mulai digarapnya pengecatan atap rumah.

“Enam bulan pertama kami selesaikan pengecatan dinding. Alhamdulillah sudah selesai. Enam bulan terakhir kami fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kini memasuki tahun kedua, kami lanjutkan dengan proses pengecatan atap. Ada 150 rumah yang akan kami cat bersama-sama masyarakat Cisema,” ungkap Herman Suryatman, penggagas pembangunan Kampung Buricak Burinong di Sumedang, Minggu (29/7/2018).

Dijelaskan bahwa, rencana pengecatan 150 atap rumah di Kampung Buricak Burinong yang terletak di kawasan Bendung Jatigede, Dusun Cisema, Desa Pakualam, Kecamatan Darmaraja Sumedang tersebut, membutuhkan kurang lebih 3 ton cat.

“Hitungan kami setiap rumah membutuhkan 20 kg cat. Jadi kebutuhan total untuk 150 rumah diperkirakan mencapai 3.000 kg cat atau sekira 3 ton. Saat ini kami sudah memiliki 2 ton cat, 1 ton sumbangan dari CSR perusahaan dan 1 ton partisipasi dari Desa Pakualam. Mudah-mudah sisa 1 tonnya lagi akan segera kami dapatkan dari sumbangan masyarakat lainnya yang peduli terhadap pembangunan Jatigede. Harga cat untuk atap ini lebih mahal daripada cat untuk dinding. Proses pengerjaannya pun lebih sulit. Jadi perlu persiapan dan kesiapan yang matang,” ucap Ketua Pembina Yayasan Sumedang Motekar tersebut.

Baca Juga  RealCount KPU Paslon Nomor 1 Cabup dan Cagub di Sumedang Unggul

Seperti diketahui, pembangunan Kampung Buricak Burinong adalah pengembangan destinasi wisata budaya dan selfie berbasis masyarakat. Gagasan, perencanaan sampai dengan pelaksanaannya dilakukan secara gotong royong oleh warga masyarakat. Eksekusinya dimulai bulan Juli 2017. Saat itu 150 rumah yang ada di Dusun Cisema dicat warna warni. Pada tahap pertama tersebut kurang lebih 3 ton cat telah dihabiskan.

Baca Juga  Anggaran Seret, Pemasangan PJU di Sumedang Tak Memenuhi Target

“Alhamdulillah, dibantu oleh para relawan dari berbagai komunitas, selama 1 tahun kami sudah melaksanakan pengecatan dinding, pelatihan makanan olahan, penataan warung di sekitar pesisir Jatigede, dan penataan halaman kantor Desa. Mulai hari Sabtu kemarin kami melakukan pengecatan atap. Insyaallah pertengahan bulan September selesai,” tutur Yuyud, Kepala Desa Pakualam.

Dilanjutkannya pengecatan atap, disambut antusias oleh masyarakat Dusun Cisema. Masyarakat sudah tidak sabar ingin menuntaskan pembangunan Kampung Buricak Burinong sebagaimana disampaikan H. Amir Sunarya, seorang tokoh masyarakat Desa Pakualam yang juga Ketua BPD Desa Pakualam.

“Masyarakat tidak sabar untuk melanjutkan pembangunan Kampung Buricak Burinong. Kalau hanya dinding saja yang dicat belum terasa buricak burinongnya. Mudah-mudahan dengan mulai dicatnya atap rumah, buricak burinong akan menjadi kenyataan dan desa kami akan ramai dikunjungi wisatawan,” kata Amir. ***HS

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

SUMEDANG

Ini Dia, Jadwal Pemadaman Bergilir di Sumedang

Pilihan Redaksi

Viral Pengeroyokan di Angkrek Sumedang, Korban: Hanya Gegara Bertatapan

KABAR DARI GEDUNG NEGARA

Eka Ingin Tol Cisumdawu Selesai 2018

SUMEDANG

Belum Ada Solusi, Pilkades Wil. Genangan

Pilihan Redaksi

2019 Bencana Kebakaran Meningkat, 2020 Diminta Waspada Banjir
Kapolsek Conggeang, Iptu Adang Sobari memberikan sembako kepada lansia yang ikut serta dalam pelaksanaan vaksin serentak dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-75.

SUMEDANG

Selain Remaja, Para Lansia Antusias Ikut Vaksin yang Digelar di Polsek Conggeang

Pilihan Redaksi

Pengerjaan jalan lingkar barat Jatigede bakal dikebut
Dony Ahmad Munir saat Rapat Koordinasi Evaluasi Adaptasi Kebisaan Baru dan Pelaksanaan Peraturan Bupati Nomor 74 Tahun 2020 tentang Penanganan Sanksi Administratif Terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan Dalam Pelaksanaan AKB di Kabupaten Sumedang di Posko Gugus Tugas Pendopo Induk Pemerintahan Pusat. Jumat, 7 Agustus 2020.

Pilihan Redaksi

Masuk Zona Kuning, Bupati Sumedang Ingatkan Covid Masih Ada