SUMEDANG – Hipertensi lebih mudah mendeteksi, dibandingkan dengan diabetes, itu karena masyarakat belum begitu terlalu paham dengan gejala diabetes. Meski demikian, penderita hipertensi ternyata jauh lebih besar dibanding diabetes, masih menduduki urutan pertama. Hal itu dikatakan Dokter Renny K. Anton Kabid P2P pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang sesaat menggelar acara “Sosialisasi Penyakit Tidak Menular dan Pemeriksaan Kesehatan Wartawan dalam Rangka Hari Pers Nasional” di Graha Insun Medal, Rabu, 28 November 2018.
Ditanya soal antisipasi untuk pencegahan hipertensi, menurut Renny, kembali pada perubahan gaya hidup dan pola hidup bersih dan sehat. “Cerdik, cek kesehatan secara teratur, supaya kita tahu tensi kita berapa tekanan darah kita berapa dan lain sebagainya. Enyahkan asap rokok, Rajin beraktifitas dengan beraktifitas rutin stabilisasi tensi akan lebih baik, D nya Diet seimbang. Lebih banyak buah dan sayur, Istirahat yang cukup, kelola strees dengan baik,” kata Renny usai acara berlangsung.
Disebutkan dia PTM Secara nasional angkanya lebih tinggi, meski demikian dia belum memiliki data resmi berapa angka untuk kabupaten Sumedang. “Tapi kalau di kabupaten karena kita baru mulai ini, jadi belum kita sandingkan, tapi yang pasti penyakit menular, tidak menular akan insendensinya tinggi,” jelasnya. [fit]
