Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 17 Des 2019 02:49 WIB ·

Prihatin, Bisnis Esek-Esek Online Diduga Rambah Jatinangor

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

ILUSTRASI:

SUMEDANG.ONLINE – Pesatnya tekonologi digital saat ini, ternyata dimanfaatkan sejumlah pebisnis esek-esek untuk melakukan transaksi via daring (online). Fenomena bisnis esek-esek yang memanfaatkan teknologi informasi itu, disinyalir terjadi dikawasan Jatinangor yang berbatasan langsung dengan Bandung.

Salahsatu modusnya, para pekerja seks komersial itu melakukan transaksi melalui aplikasi pesan singkat. Tanpa ragu, jika sudah terjadi kesepakatan yang dibandrol, maka para PSK pengguna daring langsung mengajak ke tempat kos, apartemen hingga hotel.

Dadang (Bendo) yang juga ketua Incu Buyut Peduli Jatinangor (Ibu Djati) membenarkan adanya fenomena itu, dirinya mengaku prihatin dengan kondisi prostitusi online yang makin marak.

Baca Juga  Dikarantina Mandiri, Keluarga Pasien Positif Covid-19 di Darmaraja Terima Bantuan Sembako

”Benar, kini ada aplikasi di android yang khusus dan disalahgunakan oleh para penggunanya untuk khusus bisnis birahi dan itu masih bersifat individu atau tak terorganisir,” ujar Dadang Bendo seperti dilansir laman Forkowas, Senin, 16 Desember 2019.

Pengguna aplikasi sebut dia, berani mempromosikan tubuhnya dengan tarif beragam. Selain itu, mereka pun kerap menawarkan kenyamanan tempat eksekusi yakni di kawasan pendidikan Jatinangor.

”Miris sekali, kini secara terang-terangan para PSK, khususnya pengguna aplikasi itu berbisnis birahi. Tak segan memasang bandrol, ngajak kencan durasi lama atau sebentar, lebih parah lagi, mainnya pun ditawarkan bisa di apartemen, hotel dan kosan,” ujarnya.

Baca Juga  Gotong Royong dengan Warga Desa Licin, Yonif Raider 301/PKS Renovasi RTLH

Dia berharap, ada pengawasan yang serius dari pihak terkait termasuk pemda agar Jatinangor bisa terbebas dari praktik prostitusi termasuk secara online.

“Tolong, jangan kotori kawasan pendidikan Jatinangor oleh para PSK yang kini aktifitasnya tampak sudah menjamur,” ucapnya.

Warga Jatinangor, kata dia, jangan berdiam diri saja dan harus segera bertindak jika melihat ada praktik berbau maksiat. (SYARIF)

 

Artikel telah tayang di FORKOWAS.COM dengan judul: Mengintip Praktik Prostitusi Online di Jatinangor

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Bupati Minta ASN di Sumedang Harus Berakhlaq Mulia

6 Desember 2021 - 18:26 WIB

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat melantik 624 CPNS Kabupaten Sumedang yang diambil sumpahnya untuk diangkat menjadi PNS di Lapangan Upacara IPP. Senin, 6 Desember 2021.

Bupati dan Ketum Pusat Hadiri Pelantikan Koordinator Hamida Kabupaten Sumedang

29 November 2021 - 22:05 WIB

Acara pelantikan koordinator Himpunan Alumni Miftahul Huda ( HAMIDA ) Kabupaten Sumedang masa khidmat 2021 - 2026 dilaksanakan di Gedung Negara. Sabtu 27 November 2021.

Puncak Hari Jadi, Korpri Sumedang Gelar Donor Darah

29 November 2021 - 21:52 WIB

Ketua Panitia Hari Ulang Tahun ke-50 Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang di Liga 3 Seri 1 Group A

29 November 2021 - 19:17 WIB

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang

Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany Kini Jadi Komandan Batalyon Infantri Yonif Raider 301/PKS

26 November 2021 - 13:14 WIB

Jabatan Komandan Batalyon Infantri Raider 301/Prabu Kian Santang resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Wahyu Alfian Arisandi ke Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany. Upacara serah terima jabatan dipimpin KASBRIG 15 Kujang/II Kodam III/Siliwangi Letkol Inf Imam Wicaksana di Lapangan Yonif Raider 301 Prabu Kian Santang Sumedang Jawa Barat. Selasa, 24 November 2021.

Imbas Pandemi Covid-19 Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Sumedang Naik Jadi 10,26 Persen

26 November 2021 - 13:04 WIB

Mety Supriyati selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang menyebutkan akibat pandemi Covid-19, angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang meningkat dari 9,05 persen menjadi 10,26 persen.
Trending di SUMEDANG