Home / SUMEDANG

Jumat, 17 April 2020 - 07:26 WIB

Ini, cara Kades Darmawangi Cegah Corona



SUMEDANG.ONLINE – Sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Kepala Desa Darmawangi Kec. Tomo Kab. Sumedang, Hayati melakukan melakukan penutupan sementara beberapa pintu masuk dan keluar kawasan perkampungan.

Terpantau, warga hanya bisa masuk dan ke luar wilayah Darmawangi melalui satu pintu yang dijaga ketat.

Menurutnya, langkah tersebut sebagai upaya menekan hilir mudik orang ke Desa Darmawangi dan sudah disosialisasikan.

Pembatasan aktivitas warga tersebut, diberlakukan sejak Kamis 16 April 2020.

Diketahui, Desa Darmawangi, berbatasan dengan Desa Marongge dan Mekarwangi.

Dikatakan Hayati, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 khususnya warga disana tercatat lebih dari 200 orang.

Baca Juga  BREAKING NEWS: Jalan Bugel Tomo Amblas, jalur alternatif padat

Sementara, disana pun terdapat 997 Kepala Keluarga (KK) dengan status sosial yang beragam.

Mereka diantaranya yang bekerja di Bandung, Jakarta, Karawang serta beberapa kota lainnya di Jawa Barat.

Berkaca dari itu, maka warga yang datang dari wilayah terkonfirmasi Covid-19 diharapkan agar tak masuk dulu ke wilayahnya.

Bukan hanya, ikhtiar lainnya dilakukan seperti penyemprotan disinfektan, pembagian masker dan hand sanitizer.

Termasuk, sosialisasi pencegahan dengan memberikan pemahaman ke warga soal pembatasan kegiatan keagamaan yang memghadirkan banyak orang.

“Alhamdulilah, sosialisasi pembatasan kegiatan keagamaan pun optimal. Ya, ada sebagian belum paham tapi dipastikan kedepan akan memahaminya,” ujar Hayati, Jumat 17 April 2020.

Baca Juga  Desa Karyamukti Terus Kembangkan Jambu Kristal

Lebih lanjut Hayati mengatakan, warga disana rentan terdampak virus corona.

Karena, selain banyak warga yang bekerja sebagai buruh di luar Sumedang, juga sebagai wilayah yang berdekatan dengan Kab. Majalengka.

Sehingga, kendati belum ada warga yang terkonfirmasi pasien Covid-19 dan semoga itu tak ada, pihaknya akan optimal dalam pencegahan.

“Antusias warga ikut serta dalam pencegahan corona tampak cukup menggeliat. Semoga, warga kami secara khusus bisa terbebas dari virus mematikan itu,” ucap Hayati. (Opah)***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

HUT ke-72 Persit Kartika Candra Kirana Gelar Beauty Class

Pilihan Redaksi

Ini Tiga Faktor Utama Stunting

Pilihan Redaksi

Perindo Sumedang Optimistis Dapat Meraih Kursi
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo usai menghadiri silaturahmi dengan Forkopimcam se-Kabupaten Sumedang di Makodim 0610/Sumedang, Senin 2 November 2020.

SUMEDANG

Polres Sumedang Siap Terjunkan Seluruh Personel untuk PAM Pilkades Serentak
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang sudah terlihat tiba di lokasi tanah longsor di KM 7 Subang, di Betulan Dusun Neglasari, Desa Sukamaju, Kecamatan Rancakalong, Senin 6 April 2020.

Pilihan Redaksi

Butuh Alat Berat Percepat Penanganan Tanah Longsor di Jalan Provinsi Sumedang-Subang
Kepala Desa Cimarias, Mamat Rohimat

Pilihan Redaksi

BLT Banprov Misbar, Kades: Ngajukeun 553 Teu Bisa Mere
Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir dan Forkompimda Kabupaten Sumedang saat meninjau Kelompok Perajin Makanan dalam rangka rencana pembentukan Kampung Tohaga Lodaya di Dusun Kampung Luwuk Desa Linggajaya, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang. Rabu, 17 Juni 2020.

SUMEDANG

Tinjau Persiapan Kampung Tangguh Lodaya, Bupati: Tangguh dalam Menghadapi Berbagai Masalah

SUMEDANG

BPBD Semprot Disinfektan di Lingkungan Pangaduan Heubeul Sumedang