Home / BISNIS

Jumat, 10 Juli 2020 - 02:11 WIB

64 Peserta Pelatihan di Kabupaten Sumedang Dilatih Membuat Handsanitizer

Sebanyak 64 peserta Pelatihan Refocusing Tanggap Covid 19 Bidang Cooking dan Pembuatan Handsanitizer Balai Latihan Kerja Lembang Angkatan V menghadiri penutupan pelatihan yang sebelumnya dilaksanakan selama 10 hari. Acara penutupan tersebut berlangsung di Gedung Negara Kabupaten Sumedang. Kamis (9/07/2020).

ISTIMEWA/HUMAS SETDA SUMEDANG RESMI BERAKHIR: Sebanyak 64 peserta Pelatihan Refocusing Tanggap Covid 19 Bidang Cooking dan Pembuatan Handsanitizer Balai Latihan Kerja Lembang Angkatan V menghadiri penutupan pelatihan yang sebelumnya dilaksanakan selama 10 hari. Acara penutupan tersebut berlangsung di Gedung Negara Kabupaten Sumedang. Kamis (9/07/2020).


SUMEDANG, SO — Sebanyak 64 peserta Pelatihan Refocusing Tanggap Covid 19 Bidang Cooking dan Pembuatan Handsanitizer Balai Latihan Kerja Lembang Angkatan V menghadiri penutupan pelatihan yang sebelumnya dilaksanakan selama 10 hari. Acara penutupan tersebut berlangsung di Gedung Negara Kabupaten Sumedang. Kamis (9/07/2020).

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BLK Lembang dan Dinas tenaga kerja Provinsi Jawa Barat yang senantiasa memfasilitasi, memperhatikan dan membantu menciptakan lapangan kerja di Kabupaten Sumedang.

“Terima kasih kami bersyukur kepada Allah atas bantuan ini. Saya yakin masyarakat Sumedang, khususnya para peserta, sangat terbantu dengan digelarnya pelatihan ini,” ujar Bupati.

Baca Juga  Wow Auto Surprise di Ulang Tahun ke 17 GTV

Dia mengharapkan hasil dari pelatihan tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga Sumedang terutama yang terdampak oleh Covid-19.

“Jadi Ibu Kepala BLK sudah janji kepada saya bahwa pelatihan ini harus ada follow up nya. Kami tidak ingin pelatihan hanya formalitas saja. Apalagi dalam kondisi seperti ini usaha kecil harus bisa menangkap peluang ketika covid 19,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia mencontohkan, dengan memproduksi handsanitizer seseorang bisa menjadi pengusaha kecil karena bisa beradaptasi dengan kondisi pandemi membuat handsanitizer.

Baca Juga  Traveloka Tingkatkan Fasilitas Terminal Bus Guna Memberikan Kenyamanan Lebih pada Pemudik

“Saya minta langsung pelatihan PIRT-nya. Kami akan menugaskan Divisi Logistik Gugus Tugas untuk membeli handsanitizer dari peserta pelatihan ini. Siapkan dulu persyaratannya, labelnya,” tandasnya.

Bupati mengungkapkan bahwa saat ini keperluan handsanitizer untuk rumah rumah ibadah dan pondok pesantren begitu banyak sehingga menjadi peluang bagi para lulusan pelatihan sebagai produsen hand sanitizer.

“Harus siap memproduksinya. Harus tersedia dan harus kontinyu produksinya. Ada kualitas, kuantitas, dan kontinuitas agar ada jaminan kepada pelanggan barang itu ada,” demikian Dony Ahmad Munir. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

BISNIS

Harga Naik Imbas Gula Putih di Sumedang Langka, Ini Jawaban Diskoperindag
Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Sumedang kini telah memiliki galeri dan pusat jajanan serba ada di Jalan Tjut Njak Dien Nomor 50. Selasa 21 April 2020.

BISNIS

Asosiasi UMKM Sumedang Buka Galeri dan Pujasera

BISNIS

Ini harga kebutuhan pokok masyarakat jelang lebaran di Sumedang

BISNIS

Traveloka Tingkatkan Fasilitas Terminal Bus Guna Memberikan Kenyamanan Lebih pada Pemudik

BISNIS

Ekspor Mangga Gedong Gincu Sumedang Terganggu Korona
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung sesuaikan jadwal operasional KA dari dan menuju DKI Jakarta dalam rangka penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di DKI Jakarta.

BISNIS

Ada PSBB di DKI, Daop 2 Sesuaikan Jadwal Pemberangkatan Kereta Api

BISNIS

Akhirnya, Pemerintah Naikkan Cukai Rokok 10-13,4 Persen

BISNIS

RUU Omnibus Law, GOBSI Sumedang Menilai Bisa Kebiri Hak Pekerja