Home / SUMEDANG

Senin, 7 September 2020 - 19:23 WIB

Legok Kidul Olah Sampah Jadi Bahan Bakar

Seorang anggota tim pengolahan sampah Desa Legok Kidul Kecamatan Paseh menunjukan cara penyulingan sampah menjadi minyak bahan bakar kompor, Senin 7 September 2020.

IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE OLAH SAMPAH: Seorang anggota tim pengolahan sampah Desa Legok Kidul Kecamatan Paseh menunjukan cara penyulingan sampah menjadi minyak bahan bakar kompor, Senin 7 September 2020.


SUMEDANG, SO – Pemerintah Desa Legok Kidul Kecamatan Paseh, mampu mengolah sampah menjadi barang bermanfaat dan bernilai ekonomis. Sampah itu, diolahnya menjadi minyak sebagai bahan bakar kompor.

Kreativitas Desa Legok Kidul itu, didatangi Tim Penilaian Teknologi Tepat Guna Tingkat Kabupaten Sumedang. Kedatangan tim, didampingi unsur Forkopimcam Paseh yang disambut Pejabat Kepala Desa Legok Kidul, Iswanto S.E, di GOR Desa Legok Kidul, Senin 7 September 2020.

Disebutkan Iswanto, pengelolaan dan pengolahan sampah di wilayahnya, sudah berjalan cukup lama.

“Alhamdulillah, dapat menghasilkan produk yang bernilai ekonimis. Dinataranya hasil dari olahan sampah tersebut, berupa minyak yang dapat dijadikan sebagai bahan bakar kompor,” katanya kepada SUMEDANGONLINE.

Menurutnya, proses untuk menghasilkan minyak, memang tidak mudah. Namun berkat keuletan dan ketelatenan tim pengelola dan setelah diproses melalui tahapan demi tahapan, sampah itu dapat menghasilkan minyak.

Baca Juga  Wabup Canangkan Hari Bersih-bersih Sungai Cipeles

“Tim pengelola memilah-milah sampah untuk mempermudah dalam pengolahannya. Selain menghasilkan minyak, sampah yang bisa didaur ulang itu dibersihkan dan dijual ke pengepul yang biasa menampung barang rongsok,” tambahnya.

Di tempat sama, Ketua Pengelolaan Sampah, Iwan Kustiawan mengatakan, pihaknya merasa bangga mampu menyulap sampah yang awalnya dianggap tidak berharga, dapat menjadi barang yang bermanfaat dan bernilai ekonomi.

“Kami diberi kepercayaan oleh pemerintah desa sebagai tim pengelola sampah dan memungutnya dari rumah warga, dan dikumpulkan di tempat penampungan akhir. Disitulah sampah mulai kami olah melalui penyulingan, sehingga hasil permentasinya menghasilkan minyak sebagai bahan bakar,” jelasnya.

Baca Juga  Bandar Psikotropika Asal Bandung Diciduk Satres Narkoba Polres Sumedang

Hal senada diungkapkan Camat Paseh, Beni Satriaji S.Sos, saat mengunjungi tempat pengolahan sampah di Dusun Legok Desa Legok Kidul. Menurutnya, Desa Legok Kidul menjadi wakil Kecamatan Paseh untuk Penilaian Teknologi Tepat Guna Tingkat Kabupaten.

“Dengan perioritas utama, pengelolaan dan pemanfaatan sampah yang menjadi dampak sosial dan dampak ekonomis. Dampak sosialnya, bisa mendisiplinkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, sehingga lingkungan tempat tinggal tertata dan bersih,” ujarnya.

“Nilai ekomonisnya, melalui pengolahan yang dilakukan oleh tim pengelola sampah yang bisa didaur ulang, sehingga memiliki nilai jual yang tinggi. Dan selebihnya, bisa disuling dan menghasilkan minyak sebagai bahan bakar kompor,” tambahnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Rumah Ma Acih di Pamulihan Sumedang Ludes Terbakar

Pilihan Redaksi

Banyak Pejabat di Eselon 4 dan 2 Kosong, Ini Tanggapan Pj Bupati Sumedang
Sebanyak 165 warga Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang menerima bantuan lansung tunai (BLT) non-DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Pemerintah Kabupaten Sumedang. Pemberian Bantuan dilaksanakan di GOR Desa Gudang. Sabtu, 2 Mei 2020.

SUMEDANG

165 Warga Gudang Terima BLT non-DTKS Sumedang
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dan Kapolres Sumedang AKBP. Dwi Indra Laksmana SIK., M.Si di sela Rapat Evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Wilayah Bandung Raya di Gedung Negara. Sabtu, 25 April 2020.

SUMEDANG

Selama PSBB Gubernur Minta Sumedang Tak Tambah Positif Covid

Pilihan Redaksi

Gelar Deklarasi Damai, Ini Harapan Camat Darmaraja Sumedang
Herman selaku Kepala Bidang Pengawasan Pengendalian Lalu Lintas dan Parkir Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang.

Pilihan Redaksi

Mau Balik ke Jakarta, Warga Sumedang Harus Buat Surat Izin Keluar Masuk

SUMEDANG

Alasan Kenapa Jalan di Sumedang Belum Diperbaiki

Pilihan Redaksi

Wartawan Kecewa, Pelayanan Petugas BPJS Sumedang