Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 19 Okt 2020 21:34 WIB ·

7 KK di Bojong Totor Terpaksa Ngungsi, Warga: Semenjak Ada Proyek Tol Rumah Retak-retak

REPORTER: IWAN RAHMAT | EDITOR: USEP ADIWIHANDA

Salahsatu warga Dusun Bojong Totor Desa Sirnamulya Kecamatan Sumedang Utara mengangkut barang untuk mengungsi karena rumahnya terancam ambruk, Senin 19 Oktober 2020

IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE NGUNGSI: Salahsatu warga Dusun Bojong Totor Desa Sirnamulya Kecamatan Sumedang Utara mengangkut barang untuk mengungsi karena rumahnya terancam ambruk, Senin 19 Oktober 2020

KOTA, SUMEDANGONLINE — Sebanyak 7 Kepala Keluarga (KK) di Dusun Bojong Totor Desa Sirnamulya Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang, kediamannya terancam ambruk. Rumah dan pekarangan mereka, mengalami keretakan yang kian hari makin besar.

Menurut pengakuan warga, kondisi ini mulai terjadi semenjak adanya pembangunan Tol Cisumdamu. Mereka menduga, keretakan itu akibat adanya getaran dari alat berat dan angkutan dari proyek nasional itu.

Baca Juga  Hati-hati saat Berkerumun, Pusat Kota Sumedang Dipasang CCTV PTZ

Seperti diakui Ano, salahseorang warga yang kediamannya terancam ambruk. Dari kondisi itu, keluarga Ano terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya, lantaran khawatir rumahnya amburk secara tiba-tiba, apalagi memasuki musim penghujan.

“Ya semenjak ada pembangunan jalan tol mulai ada perubahan tanah, terus rumah-rumah pada rusak. Sekarang kerusakannya mulai besar, hampir mau longsor. Sekarang (tanah) anjloknya parah. Sekarang juga pindah dulu lah, ngungsi. Takut soalnya sudah rusak,” tuturnya, Senin 19 Oktober 2020.

Baca Juga  Gara Kopi, Si Oray Tewas Tergorok

Ano dan warga lain yang rumahnya mengalami kerusakan, meminta kepada pemerintah agar ganti rugi segera dibayar.

“Ini harus cepat-cepat, bahaya,” harapnya.

sumedang.online/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-19-at-17.05.59-300x169.jpeg" alt="Terlihat keretakan terjadi di jalan dan pinggiran rumah warga Dusun Bojong Totor Desa Sirnamulya Kecamatan Sumedang Utara." width="300" height="169" srcset="https://sumedangonline.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-19-at-17.05.59-300x169.jpeg 300w, https://sumedangonline.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-19-at-17.05.59-1024x576.jpeg 1024w, https://sumedangonline.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-19-at-17.05.59-768x432.jpeg 768w, https://sumedangonline.com/wp-content/uploads/2020/10/WhatsApp-Image-2020-10-19-at-17.05.59.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px" /> Terlihat keretakan terjadi di jalan dan pinggiran rumah warga Dusun Bojong Totor Desa Sirnamulya Kecamatan Sumedang Utara.

Sementara itu, Camat Sumedang Utara Nandang Suparman membenarkan bahwa ada 7 KK yang diungsikan dampak dari hujan beberapa hari lalu. Pihaknya pun tengah mengupayakan bagi pemukiman di wilayah Sumedang Utara yang berdekatan dengan tol, untuk dicarikan solusinya agar tidak terjadi hal serupa.

“Untuk sementara, saat ini karena Bojong Totor sudah ada resum dari WIKA, sudah barang tentu kami mohon segera dibebaskan, dibayar. Karena resum sudah keluar. Mudah-mudahan secepat mungkin saya akan menghubungi WIKA, kaitan dengan jalan tol agar segera dibayarkan,” tuturnya.

Ditanya terkait dugaan getaran dari proyek tol yang menyebabkan keretakan rumah dan halaman milik warga, camat menyebutkan, bahwa hal itu harus dilihat secara teknis.

“Tidak menutup kemungkinan itu terjadi. Yang jelas ada beberapa retakan, terutama dampak dari beberapa hari yang lalu, hujan. Masalah itu dari getaran atau tidak, masih banyak lokasi-lokasi yang ada getaran tapi masih aman. Orang teknis yang harus menjawab itu,” tutupnya. ***

Facebook Comments Box
sumedangonline.com/2020/10/7-kk-di-bojong-totor-terpaksa-ngungsi-warga-semenjak-ada-proyek-tol-rumah-retak-retak/" data-order-by="social" data-numposts="5" data-width="100%" style="display:block;">
Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya

Disparbudpora dan DPMPTSP Sosialisai OSS ke Pengelola ODTW di Sumedang

27 Januari 2022 - 17:25 WIB

Sebanyak 25 pengelola object daya tarik wisata (ODTW) di Kabupaten Sumedang mendapat sosialisasi Online Single Submission (OSS). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) dan DPMPTSP Kabupaten Sumedang di Objek Wisata Pangjugjugan Desa Cilembu Kecamatan Pamulihan. Kamis, 27 Januari 2021.

Truk Hilang Kendali Seruduk Kendaraan Lain di Kawasan Cimanggung

24 Januari 2022 - 22:43 WIB

Tabrakan beruntun terjadi di jalur Bandung-Garut tepatnya di kawasan Kecamatan Cimangung, Kabupaten Sumedang Jawa barat, sekira pukul 19.30. Senin, 24 Januari 2021.

Besok, Tol Cisumdawu Seksi 1 Mulai Dibuka

24 Januari 2022 - 22:32 WIB

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Jalan Tol Cisumdawu (Cileunyi-Sumedang-Dawuan) Seksi 1 ruas Cileunyi-Pamulihan, Senin (24/1/022).

Satu Keluarga Tertimbun Longsor, Seorang Meninggal Dunia

22 Januari 2022 - 18:44 WIB

Satu keluarga tertimbun tanah saat longsor terjadi di Dusun Cukanggaleuh, Desa Cisurat, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sabtu, 22 Januari 2022.

Diduga Rem Blong, Truk Angkut Pasir Seruduk Bangunan SDN Cibeureum 4

20 Januari 2022 - 17:29 WIB

Sebuah Truk Angkut Pasir diduga rem blong sehingga harus menimpa ke sebuah ruangan Sekolah Dasar Negeri Cibeureum 4 Desa Cibeureum kulon Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Resmikan Rumah Aman Simpati Adhyaksa di Kabupaten Sumedang

19 Januari 2022 - 21:40 WIB

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka Peresmian "Rumah Aman Simpati Adhyaksa" di UPTD Balai Pelatihan Kerja Disnakertrans Kabupaten Sumedang. Rabu, 19 Januari 2022.
Trending di SUMEDANG