PENDIDIKAN, SUMEDANG

SMPN 1 Cimalaka Miliki Pengawas Baru, Ini yang Tengah Dilakukannya

Penulis: IWAN RAHMAT | Editor: Usep Adiwihanda
Kepala SMPN 1 Cimalaka, Enung Titin Agustikawati didampingi Pengawas Pembina, Nunung Nurhayati saat menggelar evaluasi pelaksanaan BDR, Senin 26 Oktober 2020.
Kepala SMPN 1 Cimalaka, Enung Titin Agustikawati didampingi Pengawas Pembina, Nunung Nurhayati saat menggelar evaluasi pelaksanaan BDR, Senin 26 Oktober 2020. | FOTO: IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE

CIMALAKA, SUMEDANGONLINE — Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Cimalaka, memiliki seorang pengawas pembina yang baru. Dimana sebelumnya, pengawasnya merupakan Hj. Yeni Andriani, kini pengawas pembina di sumedangonline.com/tag/smpn-1-cimalaka/" rel="nofollow">SMPN 1 Cimalaka merupakan Nunung Nurhayati.

Kepala sumedangonline.com/tag/smpn-1-cimalaka/" rel="nofollow">SMPN 1 Cimalaka, Enung Titin Agustikawati mengatakan, adanya pergantian pengawas, diharapkan semakin baik untuk kedepannya. Sehingga pembinaan-pembinaan yang diberikan itu, mampu meningkatkan keberlangsungan pendidikan di sumedangonline.com/tag/smpn-1-cimalaka/" rel="nofollow">SMPN 1 Cimalaka.

“Alhamdulillah adanya pembina pengawas yang baru, keluarga besar sumedangonline.com/tag/smpn-1-cimalaka/" rel="nofollow">SMPN 1 Cimalaka sangat menyambut baik. Apalagi pembina pengawasn ini merupakan mitra kami,” katanya kepada SUMEDANGONLINE, Senin 26 Oktober 2020 usai menggelar evaluasi pelaksanaan belajar dari rumah (BDR).

Pengawas sumedangonline.com/tag/smpn-1-cimalaka/" rel="nofollow">SMPN 1 Cimalaka yang baru, Nunung Nurhayati mengatakan, bahwa untuk kinerja pertamanya di tempat yang baru, dirinya tengah melihat sejauh mana perkembangan belajar siswa ditengah pandemi covid-19 ini.

Baca Juga  Jelang HUT ke-56, Partai Golkar Sumedang Bagi-bagi Masker ke Warga

“Semacam evaluasi dulu lah, jadi target-target yang ditetapkan oleh setiap guru mapel itu tercapai atau tidak, terutama kesiapan guru dalam mengisi rapot sebagai pelaporan hasil belajar (siswa) di semester satu,” katanya.

“Biasanya guru-guru hanya fokus pada pembelajaran. Bagaimana supaya anak itu tidak kehilangan hak belajarnya dengan pembelajaran di luar kebiasaan. Ada hal yang lupa biasanya, seperti mempersiapkan bahan-bahan yang harus dilaporkan kepada orangtua, yang nantinya dimuat di dalam rapot,” tuturnya.

Nunung berharap, kepala sekolah dapat memfasilitasi guru-gurunya, untuk mempersiapkan bahan hasil pembelajaran siswa kepada orangtua. Begitu juga guru-guru harus sudah menyiapkan catatan nilai.

Baca Juga  Pandemi, Aktivitas Perusahaan Harus Lapor Tiap Minggu ke Aplikasi SIINas

“Mungkin yang terkumpul itu adalah nilai harian untuk aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap. Kemudian penilaian tengah semester itu sudah tersedia dan kalau belum dipupayakan, harus punya dalam waktu yang mepet ini. Saya juga ingin memotivasi guru-guru untuk mempersiapkan diri untuk melakukan penilaian akhir semester, tidak lama lagi, akhir bulan ini minggu keempat,” tukasnya. ***

Tinggalkan Balasan