Sempat Viral, Polisi Akhirnya Berhasil Bekuk Dua Penjambret Spesialis Target Anak Kecil

FOTO:sumedangonline/pmjnews/yeni

DIBEKUK POLISI : Polda Metro Jaya menggelar kasus pecurian dengan kekerasan terhadap anak-anak.

Sempat Viral, Polisi Akhirnya Berhasil Bekuk Dua Penjambret Spesialis Target Anak Kecil

REPORTER: Redaksi - EDITOR: Redaksi - TERBIT: 2021-02-18 18:22:18

JAKARTA, SO Polisi berhasil membekuk dua penjambret spesialis target anak kecil. Mereka yakni, HIS dan HA. Aksi mereka sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Kombes Pol Yusri Yunus, selaku Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya menyebutkan keduanya memiliki peran masing-masing. Pelaku HIS yang berperan sebagai eksekutor dan HA sebagai joki motor

"Keduanya ini bisa dibilang spesialis pencuri yang menargetkan anak kecil yang ada di pinggir jalan sebagai korbannya," kata Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya. Kamis, 18 Februari 2021.

Lebih lanjut dia menyebutkan, sebelum menjalankan aksinya kedua tersangka melakukan pemantauan lokasi dan target yang akan dijadikan korban. Dengan mengendarai sepeda motor, pelaku berpura-pura menanyakan alamat.

"Modusnya itu, mereka berdua ini pura-pura menanyakan alamat kepada anak kecil di pinggir jalan. Sebelumnya tersangka ini telah memantau barang berharga apa yang ada pada korban," ungkapnya.

"Saat kejadian itu, berdasarkan pantauan CCTV ya, anak kecil itu memakai kalung. Itu dilihat pelaku dan kemudian dirampas, lalu tersangka kabur," sambungnya.

Menurut Yusri, dua tersangka ini telah melakukan aksi pencurian sejak tahun 2019. Mereka berhasil melakukan aksinya sebanyak 10 kali, tahun 2020 dengan 3 kali dan sisanya di tahun 2021 yang akhirnya berhasil ditangkap.

Selain mengamankan kedua tersangka, kepolisian juga turut serta menyita barang bukti seperti satu buah kendaraan bermotor, pakaian, dan semua barang yang dikenakan oleh tersangka yang terekam dalam kamera CCTV.

"Karena sudah bertahun-tahun, kami masih dalami lagi kasusnya. Kami harap juga ada laporan masyarakat yang pernah jadi korban perampasan. Dua orang tersangka ini akan dijerat dengan Pasal 365 dan Pasal 363 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara, tutupnya. *** PMJ NEWS