Home / SUMEDANG

Rabu, 2 Juni 2021 - 14:24 WIB

50 Lansia di Kelurahan Talun Jalani Vaksin Tahap Pertama

Bhabinkamtibmas dan babinsa memantau sejumlah lansia asal Kelurahan Talun yang antre untuk menjalani vaksin tahap pertama.

IWAN RAHMAT/SUMEDANGONLINE VAKSIN: Bhabinkamtibmas dan babinsa memantau sejumlah lansia asal Kelurahan Talun yang antre untuk menjalani vaksin tahap pertama.


SUMEDANGONLINE, KOTA – Sebanyak 50 warga lanjut usia (lansia) di Kelurahan Talun Kecamatan Sumedang Utara, mengikuti suntik vaksinasi tahap pertama yang dilakukan petugas dari Puskesmas Kota Kaler, Rabu 2 Juni 2021.

Kepala Puskesmas Kota Kaler, Mela Amaliani mengatakan, vaksinasi Kelurahan Talun ini merupakan yang pertama kalinya untuk para lansia.

Baca Juga  Desa Ranggon Sumedang Bakal Terima Pemakaman Jenazah Covid-19

Dan dari 3 PKM khusus untuk wilayah kerja Puskesmas Kota Kaler, kurang lebih mencapai 300 lansia yang telah divaksin.

“Nanti untuk selanjutnya vaksin dosis ke-2 akan dilaksanakan pada bulan depan,” kata Mela kepada SumedangOnline.

Dalam pelaksanaan vaksin ini, pihaknya juga mengimbau bagi para lansia lainnya, agar jangan takut untuk divaksin. Menurut Mela, vaksin ini mampu mencegah gejala Covid-19 lebih berat.

Baca Juga  Pemerintah Desa Sukajaya Gelar Cipta Kondusif

“Jadi sekali lagi, kami ingatkan bahwa suntik vaksin adalah untuk menjaga wabah Covid-19 berdampak lebih berat. Setelah divaksin, kita juga tetap harus mematuhi prokes Covid-19,” tutupnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, Titus Diah

Pilihan Redaksi

Honor Pelaksanaan PSBB se Jabar Dilimpahkan ke Daerah

Pilihan Redaksi

Tiga Hari Meninggal, Keluarga TKI Asal Sumedang Baru Tahu dari Medsos

Pilihan Redaksi

Satpol PP Sumedang Tutup Sementara Galian C di Gunung Padang

Pilihan Redaksi

IPNAS Salurkan Bantuan untuk Ahli Waris Korban Meninggal

Pilihan Redaksi

Mati Listrik, Ini Penyebabnya Menurut PLN
Ketua Baznas Sumedang, Ayi Subhan

SUMEDANG

Besaran Nilai uang Zakat Fitrah di Sumedang Rp30 ribu

Pilihan Redaksi

Tak Timbulkan Efek Jera, Ormas Islam Minta Revisi Perda Nomor 7/2014

Pilihan Redaksi

Akui ada pungutan, Ketua Komite SD Pakuwon Dua minta maaf