Home / Halo Polisi

Rabu, 23 Juni 2021 - 03:48 WIB

Nekat Jual Ijazah Palsu di Medsos Dua Pria Ini Terancam 12 Tahun Bui

Keterangan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan jajarannya.

HUMAS POLRI/PMJNEWS BERI KETERANGAN: Keterangan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko dan jajarannya.


JAKARTA – Dua pria berinisial MW, 32, dan BP, 26 harus berusuan dengan polisi setelah aksi penipuan mencetak ijazah palsu yang diperjualbelikan di media sosial dibongkar oleh polisi.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko, kini status keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Keduanya melakukan aktivitas ilegal memalsukan ijazah dan menawarkan pembuatan ijazah palsu di medsos. Dari pengakuan kedua pelaku, hasilnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” ujar Kombes Pol Gatot Repli Handoko. Selasa (22/6/2021).

Wadirreskrimsus Polda Jatim AKBP Zulham menambahkan, modus tersangka yaitu sejak akhir tahun 2019, kedua tersangka menawarkan jasanya di medsos. Terdapat sembilan jenis produk yang dibuat oleh kedua pelaku dengan variasi harga yang berbeda.

Baca Juga  Tersangka Pemilik 24 Paket Sabu Terancam Hukuman Mati

“Untuk ijazah SD dipatok Rp500 ribu, SMP Rp700 ribu, SMA/SMK Rp800 ribu, ijazah S1 Rp2 juta, ijazah S2 Rp2,5 juta, KTP Rp300 ribu, KK Rp300 ribu, akta kelahiran Rp250 ribu dan sertifikat pelatihan satpam Rp500 ribu,” paparnya panjang lebar.

Zulham melanjutkan, tersangka menyasar pada calon pembeli yang membutuhkan jasanya untuk mendapatkan pekerjaan.

Alasannya, salah satu syarat agar bisa mendapatkan pekerjaan adalah melampirkan copy ijazah yang dipersyaratkan.

Baca Juga  Polisi Bekuk Pelaku Terduga Pembakar Suami di Rumah Ortunya

“Ada beberapa orang yang sudah kami periksa, dan saat ini masih kami lacak orang-orang yang menggunakan jasa kedua pelaku,” ungkap Zulham.

“Tersangka BP berperan aktif dan dia yang mencetak. Sedangkan, MW juga melakukan mencetak ijazah palsu. Sejak operasional tahun 2019 keduanya sudah mendapatkan keuntungan Rp86 juta,” tutupnya.

Dari perbuatan kedua tersangka bakal terancam Pasal 35 Jo Pasal 51 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 263 Jo Pasal 55 KUHP. Dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. ***

Sumber Berita: PMJNEWS

Share :

Baca Juga

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat meresmikan lapang volly dan Bulutangkis Laghawa di Asrama Polisi Jalan Angkrek Sumedang. Jumat, 8 Januari 2021.

Halo Polisi

Tingkatkan Imun, Polres Sumedang Bangun Lapang Olahraga di Komplek Asrama Polisi
Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Listyo Sigit Prabowo.

Halo Polisi

Komjen Pol Listyo Sigit Calon Tunggal Kapolri
Sembilan bidang lahan di Jatinangor dieksekusi Pengadilan Negeri Sumedang. Jumat, 6 Agustus 2021. Kegiatan eksekusi sembilan bidang lahan dilaksanakan secara humanis diawali pembagian sembako untuk warga sekitar proyek tol Cisumdawu sebanyak lima puluh paket Sembako.

Halo Polisi

Pembagian Sembako Awali Eksekusi Sembilan Bidang Lahan Terdampak Tol Cisumdawu
Polisi berhasil membongkar dan menangkap dua pelaku pemalsu surat vaksin dan hasil swab test Covid-19 palsu. Keduanya berprofesi sebagai pemilik dan karyawan fotokopi berinisial AI dan HH.

Halo Polisi

Polisi TetapkanTukang Fotokopi Tersangka Pelaku Pemalsu Surat Vaksin dan Hasil Swab
Kepala Kepolisian Sektor Sumedang Utara, Kompol Ibnu Setiawan memberikan bantuan sosial berupa paket sembako untuk warga yang kurang mampu di Kelurahan Situ dan Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Selatan. Rabu, 20 Januari 2021.

Halo Polisi

Warga Kurang Mampu Terima Bansos dari Kapolsek Sumedang Utara
Polisi bagikan masker kepada tukang andong di Taman Telur Sumedang.

Halo Polisi

Pakai Andong, Kabid Dokes Polda Jabar dan Polres Sumedang Bagikan 3.000 Masker
Pengumuman adanya penutupan sementara Alun-Alun di Kabupaten Bandung.

Halo Polisi

Cegah Kerumunan Alun-Alun di Kabupaten Bandung Sabtu dan Minggu Ditutup Sementara
Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto

Halo Polisi

Kapolres Sumedang Ungkap Kelebihan Ganjil Genap Dibanding Penyekatan Jalan