Pilihan Redaksi, SUMEDANG

Pencari Rumput Temukan Bayi dalam Kardus Air Mineral di Sebuah Gubuk

Penulis: Fitriyani Gunawan | Editor: Redaksi
Petugas kesehatan mengecek kondisi bayi yang ditemukan di sebuah gubuk Blok Sawah Pojok RT 01 RW 03 Desa Naluk Kecamatan Cimalaka, pada Senin 28 Juni 2021.
Petugas kesehatan mengecek kondisi bayi yang ditemukan di sebuah gubuk Blok Sawah Pojok RT 01 RW 03 Desa Naluk Kecamatan Cimalaka, pada Senin 28 Juni 2021. | FOTO: IST

SUMEDANGONLINE.COM, CIMALAKA – Warga Desa sumedangonline.com/tag/naluk/" rel="nofollow">Naluk Kecamatan Cimalaka, heboh dengan ditemukannya seorang bayi di Blok Sawah Pojok RT 01 RW 03 Desa sumedangonline.com/tag/naluk/" rel="nofollow">Naluk, pada Senin 28 Juni 2021 siang tadi. Bayi berjenis kelamin perempuan itu, ditemukan di dalam sebuah kardus air mineral merk minola di sebuah gubuk/saung.

Baca Juga  Polres Sumedang Bentuk Tim Tracing Covid-19

Bahkan, tali tali pusar pada bayi itu, masih menempel. Dan untungnya, bayi malang ini ditemukan masih dalam keadaan hidup. Bayi yang memiliki tinggi badan 46 centimeter dan berat 2,179 kg itu,  diduga dibuang oleh ibunya.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Keberadaan bayi ini, pertama kali diketahui Omo, sewaktu mencari rumput bersama anaknya, Rukma. Mereka berdua mampir kedalam sebuah gubuk/saung milik H. Unang untuk istirahat sejenak.

Baca Juga  PC IPNU-IPPNU Kabupaten Sumedang Resmi Dilantik

“Namun tidak lama setelah sesampai di gubuk, saksi menemukan seorang bayi tanpa identitas dalam keadaan hidup di dalam sebuah kardus air mineral merk minola,” kata Kapolsek Cimalaka, Kompol Nanang dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi SumedangOnline.

Disebutkan, dari kejadian tersebut, para saksi memberitahu kepada Mia yang ada di sekitar tempat kejadian dan mengamankan bayi. Warga juga menghubungi pihak UPTD Puskesmas Cimalaka dan Polsek Cimalaka untuk dilakukannya pemerikasaan dan pertolongan kepada bayi tersebut.

Baca Juga  Dandim 0610/Sumedang Tinjau Cek Poin Parakanmuncang

“Kondisi bayi dalam keadaan masih hidup serta tali pusar/plasenta masih dalam keadaan menempel. Bayi itu dibawa ke puskesmas untuk dilakukan perawatan secara intensif,” ujarnya. (**)

Tinggalkan Balasan