Pilihan Redaksi, SUMEDANG

Wabup Sumedang Minta Alokasi DD 8 Persen untuk Penanganan Covid Digunakan Sesuai Aturan

Penulis: IWAN RAHMAT | Editor: Redaksi
Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan saat monitoring pelaksanaan PPKM Darurat ke wilayah desa di Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Rabu, 14 Juli 2021.
Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan saat monitoring pelaksanaan PPKM Darurat ke wilayah desa di Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Rabu, 14 Juli 2021. | FOTO: Iwan Rahmat/SO

SUMEDANG Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan meminta para kepala desa agar benar-benar menggunakan dana desa sebesar 8 persen yang diperuntukkan untuk penanganan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) diperuntukkan dengan benar.

“Di Kabupaten Sumedang menggunakan Dana Desa yang 8 persen itu untuk peruntukkan penanganan Covid-19 di masa PPKM Darurat ini bisa digunakan dengan sebaik mungkin. Gunakan sesuai dengan peruntukkannya, harus betul-betul memenuhi aturan. Karena itu uang rakyat, harus kembali untuk kesejahteraan rakyat. Saya berterima kasih pada para kuwu yang sudah sesuai aturan untuk dibelikan pada APD, para relawan dan isolasi mandiri diperhatikan baik itu makanan vitamin gizi, itu dari dana desa semua,” ujar Erwan usai monitoring pelaksanaan PPKM Darurat ke wilayah Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Rabu, 14 Juli 2021.

Disinggung jika tidak ada yang mencairkan dana delapan persen itu. Erwan menyebutkan, jika ada yang seperti maka nanti akan mendapatkan sanksi salahsatunya adanya pengurangan Dana Desa terhadap desa tersebut.

Baca Juga  Wabup Sumedang Dukung Penambahan Anggaran Agar Tidak Ada Laporan Mobil Damkar Mogok

“Kalau ada seperti itu. Kalau ada permohonan lagi, jangan salahkan kami, jangan salahkan dari inspektorat, jangan salahkan Bappeda, kalau nanti agak sulit untuk mengajukan kembali. Karena sudah kita wanti-wanti untuk dilaksanakan saja tidak dilaksanakan bagaimana untuk pengaturan selanjutnya. Jadi semacam ada rewad dan punishment istilahnya, kita sampaikan reward pada desa yang mengikuti aturan. Ada pengurangan dana desa dan sebagainya sebagai sanksi,” ungkapnya.

Baca Juga  Dandim 0610/Sumedang Buka Program Bakti Siliwangi Satata Sariksa

Ditanya apakah memungkinkan adanya pergeseran anggaran. Erwan mengaku, dana sebesar 8 persen dinilainya sudah cukup, apalagi tidak menutup kemungkinan ada bantuan dari pos lainnya seperti bantuan dari Dinas Kesehatan. ***

Tinggalkan Balasan