Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 14 Jul 2021 15:48 WIB ·

Wabup Sumedang Minta Alokasi DD 8 Persen untuk Penanganan Covid Digunakan Sesuai Aturan

Reporter: IWAN RAHMAT | Editor: Redaksi


 Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan saat monitoring pelaksanaan PPKM Darurat ke wilayah desa di Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Rabu, 14 Juli 2021. Perbesar

Iwan Rahmat/SO/SUMEDANG ONLINE
Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan saat monitoring pelaksanaan PPKM Darurat ke wilayah desa di Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Rabu, 14 Juli 2021.

SUMEDANG Wakil Bupati Sumedang, Erwan Setiawan meminta para kepala desa agar benar-benar menggunakan dana desa sebesar 8 persen yang diperuntukkan untuk penanganan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) diperuntukkan dengan benar.

“Di Kabupaten Sumedang menggunakan Dana Desa yang 8 persen itu untuk peruntukkan penanganan Covid-19 di masa PPKM Darurat ini bisa digunakan dengan sebaik mungkin. Gunakan sesuai dengan peruntukkannya, harus betul-betul memenuhi aturan. Karena itu uang rakyat, harus kembali untuk kesejahteraan rakyat. Saya berterima kasih pada para kuwu yang sudah sesuai aturan untuk dibelikan pada APD, para relawan dan isolasi mandiri diperhatikan baik itu makanan vitamin gizi, itu dari dana desa semua,” ujar Erwan usai monitoring pelaksanaan PPKM Darurat ke wilayah Desa Sukadana, Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Rabu, 14 Juli 2021.

Disinggung jika tidak ada yang mencairkan dana delapan persen itu. Erwan menyebutkan, jika ada yang seperti maka nanti akan mendapatkan sanksi salahsatunya adanya pengurangan Dana Desa terhadap desa tersebut.

“Kalau ada seperti itu. Kalau ada permohonan lagi, jangan salahkan kami, jangan salahkan dari inspektorat, jangan salahkan Bappeda, kalau nanti agak sulit untuk mengajukan kembali. Karena sudah kita wanti-wanti untuk dilaksanakan saja tidak dilaksanakan bagaimana untuk pengaturan selanjutnya. Jadi semacam ada rewad dan punishment istilahnya, kita sampaikan reward pada desa yang mengikuti aturan. Ada pengurangan dana desa dan sebagainya sebagai sanksi,” ungkapnya.

Ditanya apakah memungkinkan adanya pergeseran anggaran. Erwan mengaku, dana sebesar 8 persen dinilainya sudah cukup, apalagi tidak menutup kemungkinan ada bantuan dari pos lainnya seperti bantuan dari Dinas Kesehatan. ***

Artikel ini telah dibaca 68 kali

Baca Lainnya

Ayi: Baznas Sumedang Masih Terima Titipan Hewan Kurban

13 Juni 2024 - 18:17 WIB

Ketua Baznas Kabupaten Sumedang H. Ayi Subhan Hafas

Kemenag Sumedang Kembangkan Kampung Moderasi Beragama

13 Juni 2024 - 13:37 WIB

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang menggelar Rapat Koordinasi Pengembangan Kampung Moderasi Beragama di KabupatenSumedangTahun 2024 di Aula Gedung Sarana Penunjang Pendidikan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang. Kamis, 13 Juni 2024.

Baznas dan PWRI Sumedang Luncurkan Progam Z-Smart

13 Juni 2024 - 13:29 WIB

PWRI dengan Baznas Kabupaten Sumedang meluncorkan program Z-Smart (Spiritial Motivation Fun Integrated) Pengajian Terpadu Riang Gembira di Aula Baznas Kabupaten Sumedang. Kamis, 13 Juni 2024.

Jelang Idul Adha, Baznas Sumedang Luncurkan Program Kurban Online

12 Juni 2024 - 20:24 WIB

Baznas Kabupaten Sumedang Kembali meluncurkan program kurban online jelang Idul Adha 1445 H.

Pj Bupati Sumedang Minta DPMPTSP Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

12 Juni 2024 - 19:54 WIB

Yudia Ramli selaku Pj Bupati Suedang saat melakukan monitoring sekaligus silaturahmi ke DPMPTSP Kabupaten Sumedang. Rabu (12/5/2024).

Kadinsos Sumedang Hadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional

11 Juni 2024 - 19:28 WIB

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumedang menghadiri Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2024 dengan tema "Lansia Sehat, Terawat, Mandiri dan Produktif" di Halaman Yayasan Handjuang Mekar Indonesia Dusun Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya Kabupaten Sumedang. Selasa, 11 Juni 2024.
Trending di SUMEDANG