Imbas Longsor Jalan ke TPSA Cibeureum Terancam Putus, LH Bingung Buang Ratusan Ton Sampah

Lokasi longsoran yang telah dipasang police line dan papan pengumuman bertuliskan Hati- hati Bahu Jalan Longsor oleh UPTD PUPR Wilayah Kecamatan Cimalaka
Iwan Rahmat/SO/SUMEDANGONLINE
Lokasi longsoran yang telah dipasang police line dan papan pengumuman bertuliskan Hati- hati Bahu Jalan Longsor oleh UPTD PUPR Wilayah Kecamatan Cimalaka

SUMEDANGONLINE, Cimalaka: Permasalahan sampah kembali akan menghantui warga Sumedang. Hal itu seiring belum diperbaikinya jalan menuju Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cibeureum yang mengalami longsor pada November lalu. Perbaikan sementara sudah dilakukan pihak UPTD PUPR Wilayah Kecamatan Cimalaka secara darurat dengan menanam pohon bambu haur agar longsoran tidak meluas.

Pantauan SUMEDANGONLINE, saat ini di jalan tersebut sudah dipasang papan peringatan oleh pihak UPTD PUPR Wilayah Kecamatan Cimalaka bertuliskan “Hati- hati Bahu Jalan Longsor “, selain dipasang papan pengumuman juga terdapat police line di sepanjang bahu jalan yang terkena longsoran.

Jika itu berlarut, Tatang Muchidin selaku Kepala Bidang Pengelolaan Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sumedang menghawatirkan akan terjadinya penumpukkan sampah di Sumedang Kota pasalnya saat ini setiap harinya tak kurang mereka mengangkut sampah hingga 120 ton ke TPSA Cibeureum.

“Kena dampak, kalau ini tutup. Ini bagaimana? kemana kita membuang sampah?” ujar Tatang pada Sumedang Online saat meninjau lokasi longsoran di Blok Layapan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Sumedang, Dinas PUPR Sumedang, BPBD Kabupaten Sumedang, UPTD PUPR Wilayah Cimalaka serta pihak konsultan pengawasan proyek. Selasa, 21 Desember 2021.

Tatang berharap jalan tersebut segera dapat diperbaiki, karena menurutnya sehari seratus rit truk sampah melintas kawasan tersebut.

“Kendaraannya ada sekitar seratus rit, total-total seluruhnya lebih kurang 120 ton. Harapan saya dari Lingkungan Hidup. Pihak PU segera mengambil alih penanganan longsor ini. Jangan sampai jalan ini terputus total. Karena kalau ini terputus kita akan kesulitan dalam membuang sampah,” tandasnya.

Kepala Seksi Preservasi Jalan dan jembatan pada Dinas PUPR Kabupaten Sumedang, Irwan Setyawan membenarkan jalan di Blok Layapan yang menuju TPSA Cibeureum pada pertengahan bulan November telah mengalami longsoran dengan panjang 30 meter dan lebar dua meter. Pihaknya sebenarnya sudah melakukan tindakan penangananan sementara dengan menanam bambu haur agar longsoran tidak sampai meluas.

Namun upaya tersebut sebut dia, bukan untuk jangka panjang karena dalam beberapa bulan ke depan jika belum ada perbaikan secara permanen jalan tersebut akan putus.

“Kalau tidak salah ada 15 dumptruk dan satu tronton untuk penanganan sementara mungkin kita pasang bambu haur, biar longsorannya tidak bertambah. Kita harapkan secepatnya diperbaiki. Jika dibiarkan dalam tiga bulan terakhir akan makin meluas dan melebar, khwatir jalan putus,” ungkap Irwan. ***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak