Lestarikan Tari Tarawangsa, Wabup Sumedang Harapkan Dapat Masuk Ekstra Kurikuler Sekolah

Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan saat membuka acara Sosialisasi Pelestarian Tarawangsa dengan Tema "Transmisi Budaya Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Model Teritory Learning Community" di Rumah Budaya Desa Adat Rancakalong. Rabu, 16 Februari 2022. FOTO: Iwan Rahmat/SO
Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan saat membuka acara Sosialisasi Pelestarian Tarawangsa dengan Tema "Transmisi Budaya Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Model Teritory Learning Community" di Rumah Budaya Desa Adat Rancakalong. Rabu, 16 Februari 2022. FOTO: Iwan Rahmat/SO/SUMEDANGONLINE
Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan saat membuka acara Sosialisasi Pelestarian Tarawangsa dengan Tema "Transmisi Budaya Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Model Teritory Learning Community" di Rumah Budaya Desa Adat Rancakalong. Rabu, 16 Februari 2022. FOTO: Iwan Rahmat/SO

SUMEDANG ONLINE, Rancakalong: Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan berharap kesenian tarawangsa dapat terus berkembang dan lestari hingga ke anak cucu mendatang.

“Semoga budaya tarawansa ini bisa terus berkembang dan bisa dilestarikan sampai ke anak cucu kita. Saha deui nu rek ngamumule budaya urang mun lain ku urang. Iraha deui lamun lain ayeuna,” ujar H. Erwan Setiawan saat membuka acara Sosialisasi Pelestarian Tarawangsa dengan Tema “Transmisi Budaya Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Model Teritory Learning Community” di Rumah Budaya Desa Adat Rancakalong. Rabu, 16 Februari 2022.

Dikatakan dia mulai saat ini sudah seharusnya masyarakat Sumedang membudayakan dan melestarikan kesenian tarawangsa.

“Tarian ini merupakan tarian rakyat wali sembilan, jadi ini betul-betul warisan budaya dari para wali,” ucapnya.

Dia berharap pengembangan kesenian tarawangsa dapat dimulai dari lingkungan pendidikan.

“Saya harapkan bisa dikembangkan mulai dari SD, SMP yang ada di Kabupaten Sumedang ini. Bisa dijadikan ekstrakurikuler tarian tarawangsa ini, sehingga bisa membudaya minimimalnya untuk sekitaran Sumedang dulu. Dan mudah-mudahanya ke depannya terus berkembang se-Jawa Barat dan daerah lainnya,” tandasnya. ***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak