SUMEDANG

Polres Sumedang Bekuk Dua Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Penulis: Fitriyani Gunawan | Editor: Fitriyani Gunawan
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat jumpa pers di Mapolres Sumedang
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat jumpa pers di Mapolres Sumedang | FOTO: Fitriyani/SO

SUMEDANG ONLINE – Y. S Als. Ucok Als. Ndul, 36 tahun dan A.L Als. Dolphin, 23 tahun berhasil diamankan jajaran Sat Narkoba Polres Sumedang dalam kasus dugaan penyalahgunaan Narkoba.

Menurut Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, kedua pelaku di tangkap di Wilayah Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Minggu 20 Maret 2022 berawal dari informasi masyarakat.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

“Pada Minggu 20 Maret 2022 Sat Narkoba Polres Sumedang berhasil mengamankan pelaku bernama Y. S Als. Ucok Als. Ndul warga Jatinangor Sumedang. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti narkotika jenis shabu sebanyak 2 paket seberat 2,09 gram, 1 set alat hisap sabu yang terbuat dari botol plastik bening bekas dan sedotan warna putih beserta 1 buah pipet kaca bening dan 1 buah Handphone,” ujar Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto.

Baca Juga  Dihadapan Wartawan Sumedang, Bupati: Saran-Kritik Jadi Energi untuk Perbaikan

Dikatakan dia, berdasarkan keterangan yang didapat dari tersangka Y.S, dia pernah menyerahkan shabu-shabu kepada tersangka A.L Als. Dolphin. Selanjutnya penyidik mengamankan tersangka A.L di sebuah kamar kost di wilayah Jatinangor.

Setelah dilakukan penggeledahan didapatkan kembali barang bukti narkotika jenis shabu sebanyak 1 paket seberat 3,51 gram.

“Hasil pemeriksaan bahwa seluruh barang bukti narkotika jenis shabu tersebut diperoleh oleh tersangka Y.S dari CECEP SUTARDI (DPO) dengan cara Tersangka Y. S. mengambil secara langsung di lokasi yang telah ditentukan oleh CECEP SUTARDI (DPO) di depan Puskesmas Prumbon Cirebon, shabu tersebut dibagi menjadi paket L (Large) seberat 1 gram sebanyak 3 (tiga) paket, paket M (midlle) seberat 0,45 gram sebanyak 6 (enam) paket dan paket S (Small) seberat 0,25 gram sebanyak 16 (enam belas) paket,” ungkapnya.

Baca Juga  Polres dan Dandim 0610/Sumedang Lakukan Pemantauan Perayaan Misa Natal

Tersangka Y.S telah menyimpan ditempat yang telah ditentukan oleh Sdr. CECEP SUTARDI (DPO) sebanyak 3 (tiga) kali dan tersangka A.L sebanyak 10 (sepuluh) kali disekitaran wilayah Jatinangor, Cimanggung, Cicalengka dan Rancaekek Kab. Bandung tanpa mengetahui siapa pembeli dan cara pembayarannya.

Baca Juga  85 Kepala Desa di Sumedang Ikut Pesantren Kilat Gelombang I di Ponpes Internasional Asy-Syifaa

Kedua tersangka mendapatkan upah atau imbalan dari Sdr. CECEP SUTARDI (DPO) berupa uang masing-masing Rp500.000 dan masing-masing 1 paket S narkotika jenis shabu, yang selanjutnya digunakan atau dikonsumsi oleh para tersangka tersebut.

Kini kedua tersangka terancam dengan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit 1.000.000.000 dan paling banyak Rp 10.000.000.000,. ***

Tinggalkan Balasan