Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan tes seleksi pemagangan ke Jepang di Makodim 0610 / Sumedang. Senin, 11 Desember 2023.

Iwan Rahmat/SUMEDANG ONLINE

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan tes seleksi pemagangan ke Jepang di Makodim 0610 / Sumedang. Senin, 11 Desember 2023.

110 Tenaga Kerja Ikut Seleksi Pemagangan ke Jepang

SUMEDANG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang menggelar kegiatan tes seleksi pemagangan ke Jepang di Makodim 0610 / Sumedang. Senin, 11 Desember 2023.

Irma Dewi Agustin selaku Kabid Pelatihan Vokasi dan Produktivitas pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang mengatakan seleksi yang dilakukan antara lain tes fisik, matematika dasar, bahasa Jepang, psikotes dan Wawancara.

“Sekarang adalah proses seleksi pemagangan ke Jepang yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumedang melalui Bidang Pelatihan Vokasi dan Produktivitas. Hari ini Alhamdulillah ada sekitar 110 angkatan kerja di Kabupaten Sumedang yang hadir untuk mengikuti seleksi, di mana seleksinya itu ada dua tahap yang pertama hari ini adalah tes kesemaptaan, tes fisik dan juga nanti ada juga sit up, push up, lalu juga plank dan juga lari keliling lapangan karena bekerja di Jepang aturannya harus fisik yang kuat,” ujar Irma pada SUMEDANGONLINE.

Dikatakan Irma seleksi bekerjasama dengan sejumlah BLK yang merupakan mitra kerja Disnakertrans Sumedang yang tergabung dalam Sending Organization (SO).

“Di mana nanti setelah lulus mereka akan kami bagi ke beberapa SO baik itu International Manpower (IM) maupun ke Sending Organisastion (SO) nya sendiri,” imbuhnya.

Disebutkan Irma, seleksi dilaksa akan selama dua hari dan pada Selasa, 12 Desember akan masuk pada sesi tes wawancara.

“Di mana tesnya tersebut meliputi tes bahasa Jepang, psikotes dan juga wawancara. Setelah seleksi ini nanti akan kami lihat hasilnya seperti apa untuk yang memenuhi persyaratan, maka akan diberikan pelatihan selama 6 bulan di LPK yang telah bekerja sama dengan kami,” bebernya.

Selain itu pihaknya juga akan memberikan sebagian subsidi, dan sisanya akan ditanggung Bank Sumedang, bjb maupun bank Muamalat.

“Jadi setiap yang daftar pemegangan ke Jepang itu mereka tidak usah memikirkan biaya lagi karena sudah ada talang dan sebagian subsidi oleh Pemerintah. Setelah latihan selama kurang lebih 6 bulan. Tapi kalau misalnya ada anak yang mampu setelah 3 bulan selesai pelatihan dan mampu, sudah siap untuk berangkat ke Jepang. Itu bisa saja 3 bulan

Dan kami berikan kesempatan kepada SO selama 6 bulan maksimal setelah itu diberangkatkan untuk bekerja ke Jepang karena para SO ini sudah bekerja sama dengan para Uni I Jepang atau perusahaan-perusahaan di Jepang yang sudah ada MoU-nya tentunya dan di sana Mereka di berbagai bidang entah itu dikerjain server di manufaktur otomotif pertanian dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Pihaknya berharap setiap tahun akan ada peningkatan angkatan kerja di Kabupaten Sumedang ke Jepang karena sebut dia di Jepang supremasi hukumnya jelas lebih cepat.

“Itu bekerja secara profesional setelah magang mereka bisa menjadi melalui program SSW tidak megang lagi selama 3 tahun. Tetapi mereka bisa langsung sebagai tenaga kerja di Jepang dan juga tentunya kami akan terus berkolaborasi dengan stakeholder terkait terutama dengan para SO lalu juga lembaga finansial juga dengan pihak kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia untuk mendapatkan fasilitasi kemudahan kepada masyarakat yang ingin mengikuti program pemegangan ke Jepang,” pungkasnya.

Pasi Pers Kodim 0610 Sumedang Lettu Arh. Rahmat memberikan apresiasi terhadap kegiatan seleksi tenaga kerja yang diselenggarakan Disnakertrans Sumedang

“Insya Allah kalau yang lulus mungkin akan diberangkatkan ke Jepang. Harapannya khususnya warga atau mencari kerja yang ada di Kabupaten Sumedang bisa terwadahi dan pasti itu akan membawa manfaat yang sangat luar biasa bagi warga mungkin dari dinas tenaga kerja maupun dari Kodim 0610 Sumedang itu sendiri,” pungkasnya. ***