31 Des 2023 22:45 WIB | PENULIS: Fitriyani Gunawan | EDITOR: IGUN GUNAWAN
Pasien dievakuasi ke halaman parkir RSUD Sumedang.
Istimewa/SUMEDANG ONLINE
Pasien dievakuasi ke halaman parkir RSUD Sumedang.

SUMEDANG – Penjabat Sekda Sumedang, Tuti Ruswati, memberikan klarifikasi berkaitan dengan beredarnya misinformasi berkaitan dengan RSU Sumedang yang disebutkan mengalami runtuh dilantai 7, selain itu kabar hoax tentang prediksi terjadinya gempa susulan pada pukul 23.00 malam ini.

“Banyak tersebar berita-berita hoax seperti misalnya rumah sakit lantai 7 runtuh kemudian akan ada gempa susulan dan sebagainya itu tidak benar. Dan mohon ini disampaikan kepada masyarakat untuk tetap tenang, tetap tetap waspada karena kita masih menunggu hasil dari tim ahli. Kita tidak bisa menyatakan bahwa gempa akan ada gempa susulan, tetapi itu harus di assesmen secara ilmiah,” ujar Tuti dalam keterangan persnya di RSU Sumedang. Minggu, 31 Desember 2023.

Pihaknya meminta masyarakat untuk tetap tenang dan waspada serta tidak mudah terprovokasi oleh berita yang belum tentu kebenarannya.

Kepala Pelaksana BPBD Sumedang, Atang Sutarno, membenarkan pihaknya tidak bisa memprediksi kapan akan terjadinya gempa.

“Tidak ada satu ahlipun, orang yang bisa memprediksi kapan terjadi gempa termasuk gempa susulan. Jadi kalau ada yang menyatakan jika nanti jam 23.00 akan terjadi gempa itu adalah hoax,” tandas Atang.

Meski demikian, Atang pun membenarkan jika di Kabupaten Sumedang telah terjadi gempa dan sudah kali ketiga terjadi pada tanggal 31 Desember 2023. “Tapi ini gempa dengan skala kecil, walaupun demikian kita tetap hati-hati dan siaga. Maka oleh karena itu, kami mencoba mengungsikan orang-orang ke tempat yang lebih aman,” ujarnya. ***

Install SUMEDANGONLINE MOBILE
| Advertorial