Menteri PUPR Kunjungi Sumedang Sebut Perbaikan Rumah Sakit dan Sekolah Jadi Prioritas

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono
Iwan Rahmat/SUMEDANGONLINE
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono

SUMEDANG – Usai melakukan kunjungan kerja ke Jawa Tengah bersama Presiden Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono langsung izin menyambangi Kabupaten Sumedang. Rabu, 3 Januari 2023.

Kedatangan Menteri PUPR untuk meninjau langsung kerusakan dan mengunjungi para pengungsi pasca terjadinya gempa tektonik di Kabupaten Sumedang.

“Ini kan dua hari setelah gempa, saya sedang mendampingi pak Presiden di Jawa Tengah, Cilacap, Purwokerto, Brebes dqn lqin- lain. Saya izin kesini (Sumedang) meninju kerusakan, pengungsi, saya ditugaskan pak Pesiden. kalau rumah untuk sementara ini berdasarkan laporan dari BPBD dan pak PJ tidak ada yang perlu direlokasi, perbaikannya berdasarkan kerusakan berat dan kerusakan ringan,” ujar Basuki Hadimuljono pada wartawan termasuk reporter SUMEDANGONLINE.

Lebih lanjut dia menyebutkan untuk fasilitas umum seperti rumah sakit dan sarana pendidikan akan menjadi  skala prioritas pertama untuk segera ditangani.

“Rumah sakit dan SMA, itu saya kira prioritas yang harus segera kita tangani. Saya ingin tidak hanya memperrbaiki retak dan lain sebagainya, tapi saya ingin sekaligus memperbaiki lingkungannya. Ini karena ada anggarannya per tahun, sehingga ada tiap tahun, untuk kebutuhan (lokal) ruang operasi, sehingga ga lebih baik satu sama lain, kontraktornya beda. Sehingga, tadi ada direktur, sudah ada master plan ya, sambil mengevaluasi kondisi yang exiting sekarang,” imbuhnya.

Kerusakan akibat gempa di kabupaten Sumedang, jika dibandingkan dengan Cianjur, sebut Menteri PUPR lebih parah di Kabupaten Cianjur.

“Sehingga kalau kami tangani mudah-mudahan dapat juga merubah estetika, secara umum struktural masih ok. Kalau kita bandingkan dengan Cianjur tahun lalu, itu lebih parah di Cianjur, skarang ini hanya ada beberapa pergerakan di bangunan dan menurut komite keamanan bangunan gedung masih ok, sehingga kita perlu refrofiting namanya bukan renovasi, karena retaknya tidak memperparah strukturalnya,” pungkas dia.***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak