Pj Bupati Sumedang Minta Disdik Perhatikan Kesejahteraan Guru

Penjabat Bupati Sumedang Yudia Ramli Yudia Ramli saat monitoring dan silaturahmi dengan jajaran Disdik di Aula Dinas Pendidikan. Selasa (14/4/2024).
sumedangkab/SUMEDANGONLINE
Penjabat Bupati Sumedang Yudia Ramli Yudia Ramli saat monitoring dan silaturahmi dengan jajaran Disdik di Aula Dinas Pendidikan. Selasa (14/4/2024).

SUMEDANG – Penjabat Bupati Sumedang Yudia Ramli meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang untuk apat memerhatikan kesejahteraan guru khususnya dalam hal ini guru Pendidikan Usia Dini (PAUD).

Sehingga dia berharap insentif yang diterima guru PAUD dapat ditingkatkan agar tidak termasuk alam kategori miskin ekstrem.

“Guru PAUD berperan penting dalam pembentukan golden age anak anak. Saat ini guru PAUD mendapatkan gaji Rp. 280 ribu perbulan. Saya berikan tantangan agar supaya guru PAUD tidak seperti kemiskinan ekstrem,” ujar Yudia Ramli saat monitoring dan silaturahmi dengan jajaran Disdik di Aula Dinas Pendidikan, Selasa (14/4/2024).

Baca Juga  Hadapi Pilpres 2019, Ormas PP Memilih Netral

Yudia meminta, Diskdik membuat karya lagu Mars Sumedang untuk dilombakan. Dalam memeringati Hari Pendidikan Nasional dia minta kepada jajaran Disdik agar dianggarkan penghargaan untuk para guru-guru berprestasi khususnya di daerah daerah terpencil.

“Guru-guru berjasa, pejuang veteran guru diberikan penghargaan supaya guru-guru termotivasi. Terutama guru guru yang berada di daerah terpencil,” katanya.

Tugas lainya, mengenai penanganan anak berkebutuhan khusus seperti autis yang memiliki hak sama dengan anak pada umumnya untuk mengenyam jenjang pendidikan. Tidak adanya sekolah yang menerima anak autis karena tidak ada guru yang tahu menangani anak autis. “Autis jangan dimasukan ke SLB. Autis punya penanganan sendiri. Secepatnya data anak-anak autis SD dan SMP di Sumedang kemudian lakukan pelatihan bagi guru dalam menangani anak autis,” katanya.

Baca Juga  PT SBG Bantah Tudingan Pemalsuan Dokumen Pembelian Saham Proyek Perumahan

Disebutkan Pj Bupati Sumedang Dinas Pendidikan memiliki peran signifikan dan sentral. Salah satunya urusan wajib, termasuk pelayanan dasar pendidikan.

“Pendidikan adalah kewajiban apalagi Pemkab Sumedang berupaya membangun Sumedang Sehati. Disdik agar lebih mengoptimalkan pelayanan dasar sektor pendidikan,” imbuhnya.

Baca Juga  Jadi Pillot Project Kopi, SMK PPN Merasa Bernostalgia

Pj. Bupati Yudia mengatakan, kemiskinan memiliki kaitan erat dengan rendahnya pendidikan.

“Miskin karena tidak sekolah. Karena tidak sekolah, maka tidak punya keahlian. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan harus memastikan agar anak-anak kita mendapatkan hak sekolah,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK