Longsor di Dusun Bunter, Sumedang: Dapur Rumah Warga Tertimpa Tebing

Dapur Rumah milik Wahdi, 50 tahun tertimpa tebing yang longsor di Dusun Bunter Kampung Cikondang Desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado pada sekira pukul 16.00 WIB Senin, 24 Februari 2025.
istimewa/SUMEDANGONLINE
Dapur Rumah milik Wahdi, 50 tahun tertimpa tebing yang longsor di Dusun Bunter Kampung Cikondang Desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado pada sekira pukul 16.00 WIB Senin, 24 Februari 2025.

SUMEDANG, 24 FEBRUARI 2025 – Dapur Rumah milik Wahdi, 50 tahun tertimpa tebing yang longsor di Dusun Bunter Kampung Cikondang Desa Cikareo Selatan Kecamatan Wado pada sekira pukul 16.00 WIB Senin, 24 Februari 2025.

Informasi diperoleh longsoran tebing setinggi 10 meter dengan panjang 8 meter tersebut ambruk akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Wado dan sekitarnya. Akibatnya, dapur rumah milik Wahdi yang dihuni oleh satu kepala keluarga dengan empat jiwa mengalami kerusakan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp10 juta.

“Longsor terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Hujan deras yang turun tanpa henti menyebabkan struktur tanah tebing menjadi labil, hingga akhirnya runtuh dan menimpa bagian dapur rumah milik Wahdi. Meski tak ada korban jiwa, peristiwa ini menimbulkan kerugian material yang cukup besar bagi korban,” Ucap Dede Fadilah.

Pihak berwenang segera melakukan assessment di lokasi kejadian untuk menilai dampak dan kebutuhan korban. Beberapa unsur yang turut serta dalam penanganan pasca-longsor ini antara lain TNI & POLRI, Satpol PP Kecamatan Wado,  Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan Aparat Desa Cikareo Selatan.

Untuk membantu korban dan proses pembersihan lokasi, saat ini diperlukan bantuan berupa sembako untuk kerja bakti, terpal untuk menutup area yang terdampak.

Pemerintah setempat mengimbau warga yang tinggal di sekitar tebing untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim penghujan yang masih berlangsung. Warga diharapkan segera melaporkan jika melihat tanda-tanda longsor guna menghindari kejadian serupa di kemudian hari.

Apalagi sebelumnya pada Minggu, 23 Februari 2025, imbas dari intensitas tingginya curah hujan menyebabkan Tembok Penahan Tebing berupa pagar rumah milik Asep Sunaryo sepanjang 15 meter dengan tinggi 6 meter mengalami longsor dan menimpa rumah milik Adam Hidayat, warga Dusun Bunter RT 002 RW 004 Desa Cikareo Selatan. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, hanya kerugian materil ditaksir mencampai Rp50 juta. ***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak