Sumedang, 27 Maret 2025 – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, resmi meluncurkan program insentif bagi pendidik dan tenaga kependidikan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam sebuah acara di Gedung Negara Sumedang pada Kamis (27/3/2025).
Program ini merupakan bagian dari realisasi 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Sumedang tahun 2025. Sebanyak 200 tenaga pendidik PAUD menjadi penerima manfaat dalam program ini, yang terdiri dari 67 guru Taman Kanak-Kanak (TK) dan 130 tenaga kependidikan di Kelompok Bermain (Kober). Setiap penerima akan mendapatkan insentif sebesar Rp200 ribu per bulan atau Rp2,4 juta per tahun.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dr. Dian Sukmara, mengapresiasi langkah cepat Bupati dalam menyesuaikan kebijakan nasional yang mulai menetapkan rata-rata lama sekolah menjadi 13 tahun pada 2025. “Pak Bupati merespons cepat dengan menyiapkan insentif ini. Sehingga ketika kebijakan nasional mewajibkan anak-anak masuk TK sebelum SD, Sumedang sudah siap dengan tenaga kependidikan yang lebih sejahtera,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan usia dini dalam membentuk karakter anak pada masa golden age. “Ini adalah motivasi besar bagi para pendidik, karena penguatan karakter anak terjadi di usia emas mereka,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa pemberian insentif ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik PAUD. “Alhamdulillah, saya bisa memenuhi janji untuk memberikan insentif bagi tenaga pendidik di Kober dan TK. PAUD adalah tempat pembentukan karakter dan kualitas SDM sejak dini, sehingga perhatian terhadap mereka sangat penting,” tuturnya.
Bupati juga menambahkan bahwa pemberian insentif ini akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan guru, baik di tingkat PAUD maupun jenjang pendidikan lainnya,” pungkasnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan kualitas pendidikan usia dini di Kabupaten Sumedang semakin meningkat, sejalan dengan visi pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul sejak dini. ***


















