Wabup Sumedang Tinjau Dinas Peternakan dan Perikanan, Dorong Peningkatan PAD

Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sumedang. Dalam kunjungan ini, ia meninjau beberapa fasilitas penting, termasuk Ruang Command Center, Puskeswan, Pembenihan Ikan, dan Laboratorium.
Iwan Rahmat/SUMEDANGONLINE
Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sumedang. Dalam kunjungan ini, ia meninjau beberapa fasilitas penting, termasuk Ruang Command Center, Puskeswan, Pembenihan Ikan, dan Laboratorium.

Sumedang, 19 Maret 2025Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, melakukan kunjungan kerja ke Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Sumedang. Dalam kunjungan ini, ia meninjau beberapa fasilitas penting, termasuk Ruang Command Center, Puskeswan, Pembenihan Ikan, dan Laboratorium.

Dalam kunjungannya, Wabup Fajar menyoroti kondisi sarana dan prasarana di sektor perikanan dan peternakan yang masih memerlukan rehabilitasi. “Tadi sudah meninjau beberapa tempat penangkaran seperti bibit-bibit ikan. Memang masih banyak yang harus direhabilitasi. Insyaallah nanti akan menjadi fokus kita agar Dinas Perikanan dan Peternakan ini bisa menyumbang PAD yang signifikan untuk Kabupaten Sumedang,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga memastikan bahwa penanganan kesehatan hewan di wilayah tersebut telah berjalan dengan baik, termasuk ketersediaan obat-obatan dan vaksin. Namun, ia mencatat bahwa pengiriman vaksin flu burung masih menunggu jadwal distribusi pada Juni 2025.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Tono Suhartono, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan dari segi regulasi, pelayanan, serta sarana dan prasarana. “Kami telah menerbitkan beberapa regulasi dan SOP melalui Peraturan Bupati. Namun, sarana prasarana memang masih banyak yang rusak. Dalam dua tahun terakhir kami hanya mampu memperbaiki yang bersifat darurat seperti Command Center, ruang-ruang dinas, dan kolam-kolam,” jelasnya.

Tono juga menyoroti potensi besar dari kolam-kolam yang ada di Tegalkalong, Padasuka, dan Cilengkrang, yang masing-masing memiliki luas hampir 2 hektar. Sayangnya, banyak dari kolam tersebut mengalami kebocoran akibat keterbatasan anggaran. “Kami sudah meminta bantuan ke BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) untuk melakukan perbaikan di Padasuka dengan pemasangan bronjong. Kami berharap ke depan potensi kolam-kolam ini dapat dimanfaatkan secara optimal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Tono mengungkapkan bahwa pihaknya tengah merintis kerja sama dengan BBWS untuk membangun Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan Pendaratan Ikan di beberapa bendungan di Sumedang. “Kalau potensi dari beberapa bendungan bisa dikerjasamakan, kami siap untuk meningkatkan PAD. Kami punya empat bendungan besar, tapi tidak terpelihara dengan baik karena kewenangannya ada di Kementerian Pekerjaan Umum di pusat. Semoga rencana pembangunan TPI ini bisa didukung oleh semua pihak dan memberikan dampak signifikan terhadap PAD Sumedang,” harapnya.

Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor perikanan dan peternakan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak