Indeks

Nusuk Digital Resmi Bisa Digunakan, Jemaah Tak Perlu Khawatir Meski Belum Dapat Kartu Fisik

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief.
Warijan/MCH 2025/SUMEDANGONLINE
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief.

Mekkah Kementerian Agama memastikan bahwa jemaah calon haji yang belum menerima kartu Nusuk fisik tidak perlu khawatir. Saat ini, kartu Nusuk versi digital sudah bisa digunakan untuk mengakses area Mekkah, termasuk untuk keperluan pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Hilman Latief, sesaat setelah tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, pada Jumat, 23 Mei 2025, waktu Arab Saudi.

“Kalau masih di Tanah Air belum lengkap, tidak masalah. Begitu jemaah mendarat di Arab Saudi, khususnya di Mekkah, kartu Nusuk digital sudah bisa digunakan,” ujar Hilman.

Akses Melalui Aplikasi Tawakkalna

Hilman menjelaskan, jemaah yang belum menerima kartu fisik tetap bisa mendapatkan versi digital dengan cara mengunduh aplikasi Tawakkalna dan memasukkan data jemaah haji ke dalam sistem. Dengan kartu digital ini, seluruh informasi penting yang berkaitan dengan Nusuk dapat diakses langsung melalui ponsel masing-masing jemaah.

“Orang yang sudah memegang kartu Nusuk pun boleh men-download versi digitalnya di handphone. Sehingga setiap saat bisa dilihat,” jelas Hilman.

Progres Distribusi Meningkat

Hilman juga mengungkapkan bahwa sejauh ini perkembangan distribusi kartu Nusuk untuk jemaah calon haji menunjukkan angka yang sangat menggembirakan. Di masing-masing syarikah, progres distribusi sudah mencapai 92 hingga 99 persen.

Kartu Nusuk, baik dalam bentuk fisik maupun digital, menjadi syarat penting untuk mengatur akses jemaah selama musim haji, termasuk dalam sistem transportasi, layanan konsumsi, dan identifikasi di lokasi-lokasi krusial.

Dengan adanya kemudahan versi digital ini, jemaah yang masih mengalami kendala administratif atau belum sempat menerima kartu fisik tetap dapat melanjutkan rangkaian ibadahnya dengan tenang.***

Exit mobile version