Indeks

Menteri PKP Serahkan Kunci KPR Sejahtera kepada 32 Penerima, Kolaborasi BSI-BPS-BP Tapera Diperluas

Istimewa/SUMEDANGONLINE
Sebanyak 32 penerima KPR Sejahtera FLPP 2025 menerima kunci rumah dari Menteri PKP Maruarar Sirait. Kolaborasi antara BSI, BPS, dan BP Tapera diperkuat demi program 3 juta rumah.

JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyerahkan kunci rumah kepada 32 penerima KPR Sejahtera FLPP dalam acara resmi yang digelar di Jakarta, Minggu (29/6/2025).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, dan Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI) Anggoro Eko Cahyo. Selain penyerahan kunci, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian PKP dan BPS terkait penyediaan dan pembaruan data, serta MoU penyaluran KPR FLPP antara BSI, BPS, dan BP Tapera.

Dalam sambutannya, Menteri Ara menyampaikan apresiasi atas kontribusi BSI dalam mendukung program nasional penyediaan perumahan layak huni.

“BSI saya nilai kinerjanya sangat baik. Target awal hanya 20 orang, namun hari ini meningkat jadi 32 penerima. Mudah-mudahan besok saham BSI naik ya,” ucap Menteri Ara berseloroh disambut tepuk tangan hadirin.

Target 3 Juta Rumah: Subsidi Jadi Andalan

Menteri Ara juga menekankan bahwa program KPR subsidi FLPP merupakan pilar utama dalam mewujudkan target pembangunan dan renovasi 3 juta rumah per tahun sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Rumah subsidi menjadi program andalan kami, diikuti oleh BSPS untuk renovasi. Dengan naiknya alokasi jadi 350 ribu unit tahun ini, artinya kita menyerap tenaga kerja sekitar 1,65 juta orang,” jelasnya.

BPS: Data Sosial Ekonomi Jadi Dasar Penyaluran

Kepala BPS Amalia Widyasanti menyatakan bahwa kolaborasi dengan Kementerian PKP dan BSI merupakan bagian dari upaya memperkuat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) yang digunakan sebagai basis penyaluran FLPP.

“BPS mendukung penuh penyediaan perumahan berbasis data. Teman-teman BSI sudah berjanji akan mengkurasi pengembang yang berkualitas dan bekerja sama dengan kantor BPS daerah,” ujarnya.

Amalia juga menyebut bahwa BPS menerima alokasi sekitar 1.000 unit rumah, dengan BSI sebagai mitra utama dalam proses seleksi dan penyampaian informasi kepada pegawai BPS di seluruh Indonesia.

BP Tapera: Kuota FLPP 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah

Sementara itu, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo menyampaikan bahwa kuota FLPP 2025 mengalami peningkatan signifikan.

“Untuk pertama kali dalam sejarah, kuota FLPP naik menjadi 350 ribu unit. Hingga 29 Juni, kami sudah salurkan lebih dari 117 ribu unit. Ini bentuk komitmen terhadap program 3 juta rumah dari Presiden dan Menteri PKP,” jelasnya.

BSI: Komitmen Sosial dan Ekonomi Syariah

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyatakan bahwa peningkatan jumlah penerima kunci menjadi 32 orang adalah bentuk komitmen serius BSI dalam menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“BSI siap memperluas kerja sama dan terus membangun jaringan pengembang berkualitas demi kelancaran program KPR Sejahtera FLPP,” tegasnya.

Dengan sinergi lintas lembaga yang semakin kuat, program KPR Sejahtera FLPP 2025 diharapkan menjadi solusi nyata dalam mewujudkan keadilan sosial dan akses hunian layak bagi seluruh rakyat Indonesia.***

#KPRSejahtera2025 #FLPP #RumahSubsidi #MenteriPKP #BSI #BP Tapera #BPS #3JutaRumah #MaruararSirait

Exit mobile version