DPRD Sumedang Evaluasi Kinerja Dinas Pertanian dan DPMPTSP Semester I 2025

Komisi II DPRD Kabupaten Sumedang melaksanakan evaluasi kinerja semester pertama Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Jumat (4/7/2025).
Istimewa/SUMEDANGONLINE
Komisi II DPRD Kabupaten Sumedang melaksanakan evaluasi kinerja semester pertama Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Jumat (4/7/2025).

Sumedang, 4 Juli 2025 – Komisi II DPRD Kabupaten Sumedang melaksanakan evaluasi kinerja semester pertama Tahun Anggaran 2025 di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Jumat (4/7/2025). Pembahasan difokuskan pada progres program dan efektivitas anggaran APBD.

Fokus pada Ketahanan Pangan dan Irigasi
Di Dinas Pertanian, Komisi II menekankan pentingnya perbaikan sarana irigasi sebagai modal dasar peningkatan produksi pertanian. “Irigasi yang memadai adalah kunci keberhasilan petani. Kami mendorong percepatan perbaikan infrastruktur ini untuk mendukung ketahanan pangan,” tegas Ketua Komisi II Hj. Ai Rosmawati, SP.

Pembahasan juga menyoroti:

  • Optimalisasi anggaran program ketahanan pangan

  • Peningkatan kualitas produksi pertanian melalui dukungan sarana prasarana

  • Sinergi dengan petani dalam implementasi kebijakan

Kemudahan Berinvestasi di Sumedang
Sementara di DPMPTSP, Komisi II menginstruksikan penyederhanaan perizinan untuk menarik investor. “Kemudahan dan kenyamanan pelayanan akan mendorong pertumbuhan investasi, yang berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelas Ai Rosmawati.

Langkah strategis yang diharapkan:

  • Digitalisasi layanan perizinan

  • Penyelesaian cepat berkas investasi

  • Peningkatan koordinasi antar dinas terkait

Komitmen Pembangunan Berkelanjutan
Evaluasi ini menjadi bagian dari pengawasan DPRD untuk memastikan APBD 2025 memberikan dampak nyata, khususnya di sektor pertanian dan investasi. “Kami akan terus memantau implementasi program hingga akhir tahun,” tutup Ai Rosmawati.

Hasil evaluasi akan menjadi bahan rekomendasi untuk penyempurnaan kebijakan di semester II. (*)

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak