SUMEDANG – Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, secara resmi membuka Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumedang Tahun 2025 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Rabu (12/8/2025). Acara turut dihadiri Kabag Kesra Setda Sumedang.
Ketua Panitia Mukerda, H. Rahmat Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membina umat Islam di Sumedang agar menjadi khaira ummah (umat terbaik), berakhlak mulia (akhlaq al-karimah), dan memiliki kekuatan ekonomi umat (al-quwwah iqtishadiyah al-islamiyah) untuk mewujudkan visi Islam Wasathiyah di Kabupaten Sumedang.
Tema Mukerda tahun ini adalah “Mewujudkan Sumedang Simpati Semakin Maju Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan diikuti 123 peserta, terdiri dari jajaran Dewan Pertimbangan, Dewan Pimpinan, seluruh komisi, pengurus MUI kecamatan, serta Lembaga Wakaf Zakat, Infaq, dan Shodaqoh.
Program kerja MUI periode 2024–2029 mencakup penataan sekretariat dan administrasi, serta penguatan 11 komisi, di antaranya Fatwa, Ukhuwah Islamiyah, Dakwah, Pendidikan dan Kaderisasi, Hukum, hingga Pemberdayaan Perempuan, Remaja, dan Keluarga.
Dalam sambutannya, Wabup Fajar mengapresiasi terselenggaranya Mukerda sebagai forum strategis untuk menyusun rencana kerja sekaligus mempertegas peran MUI sebagai mitra pemerintah dalam membina umat dan menjaga akidah.
“MUI sejak dulu memiliki peran penting menjaga kerukunan umat beragama. Kita ini NKRI, berideologi Pancasila, dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Boleh berbeda-beda, tapi tetap satu di bawah panji merah putih,” ujar Fajar.
Ia juga menyoroti tantangan perubahan generasi. “Generasi milenial mendapat porsi pendidikan berbeda dari sebelumnya. Perubahan zaman memengaruhi akhlak, sehingga peran MUI semakin vital menjaga moral dan persatuan,” pungkasnya. ***










