165 Penari Jaipong Meriahkan Pembukaan West Java Paragliding Championship 2025 di Sumedang

Iwan Rakhmat/SUMEDANGONLINE
Sebanyak 165 penari jaipong tampil memukau pada pembukaan West Java Paragliding Championship 2025 di Lapang Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Minggu (21/9/2025).

SUMEDANG – Sebanyak 165 penari jaipong tampil memukau pada pembukaan West Java Paragliding Championship 2025 di Lapang Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Minggu (21/9/2025). Event bergengsi ini diikuti oleh atlet paralayang dari berbagai negara dan secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan.

 

Apresiasi Wakil Gubernur

Dalam sambutannya, Erwan Setiawan menyampaikan apresiasi atas konsistensi Sumedang sebagai tuan rumah kejuaraan paralayang tingkat dunia.

“Sejak saya masih Wakil Bupati Sumedang bersama Pak Dony, kegiatan ini sudah berjalan sejak 2019. Bahkan saat pandemi Covid-19 tetap terlaksana dengan segala keterbatasan. Tahun ini terasa lebih meriah karena diikuti 120 peserta dari 18 negara,” ujarnya.

Erwan berharap kejuaraan dapat berjalan lancar, aman, dan tanpa insiden. Menurutnya, kolaborasi antara West Java Paragliding Championship dengan Sumedang Creative Festival merupakan langkah strategis yang tidak hanya mendukung olahraga, tetapi juga memperkuat ekonomi kreatif masyarakat.

 

Bupati: Sport Tourism Dongkrak Ekonomi Sumedang

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa kejuaraan paralayang internasional ini merupakan kehormatan sekaligus motivasi besar bagi daerahnya.

“Ini adalah ikhtiar kami untuk mempromosikan wisata Sumedang, khususnya sport tourism. Jika destinasi wisata semakin banyak dikunjungi baik dari mancanegara maupun nusantara, tentu akan menggairahkan ekonomi lokal dan membuka lapangan pekerjaan,” katanya.

Dony juga menyampaikan geliat ekonomi kreatif Sumedang yang terus meningkat. Saat ini tercatat lebih dari 80.000 pelaku UMKM telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Pemda berkomitmen mendorong UMKM agar naik kelas hingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami punya banyak potensi, mulai dari kuliner, fesyen, hingga seni budaya. Dengan dukungan Kementerian Ekraf, Sumedang difasilitasi sebagai pusat kreatif nasional. Kami ingin masyarakat tampil someah, ramah, dan siap menyambut wisatawan. Karena Sumedang telah mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Pariwisata,” ujar Dony.

 

Kemenparekraf: Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Pertumbuhan

Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Desi Ruhati, menegaskan bahwa Sumedang memiliki posisi strategis dalam menggerakkan industri kreatif berbasis budaya.

“Sumedang sebagai puseur budaya Sunda menghadirkan inovasi dan kreativitas yang bisa menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Dari event ini, kita melihat perputaran ekonomi nyata yang sekaligus meningkatkan pendapatan daerah,” jelasnya.

Ia optimistis, kolaborasi antara olahraga internasional dengan festival ekonomi kreatif akan memperkuat ekosistem UMKM serta membuka lebih banyak lapangan kerja.

“Kami siap bersama-sama mendampingi talenta ekraf Sumedang agar semakin berkembang,” tegas Desi.

 

Sport, Budaya, dan Ekonomi dalam Satu Panggung

Pembukaan West Java Paragliding Championship 2025 tidak hanya menampilkan adu nyali para atlet di udara, tetapi juga perpaduan seni budaya dan geliat ekonomi kreatif. Dengan dukungan berbagai pihak, Sumedang semakin mengukuhkan diri sebagai pusat sport tourism sekaligus ekonomi kreatif di Jawa Barat.***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak