Sumedang, 8 September 2025 – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumedang secara resmi membuka ruang dialog yang luas dan berkelanjutan bagi generasi muda. Komitmen ini diwujudkan melalui Silaturahmi Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) dengan tema ‘Menampung Aspirasi, Wujudkan Demokrasi’ yang digelar di Gedung Negara, Senin (8/9/2025).
Acara yang menghadirkan 36 elemen Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Sumedang ini bertujuan menjadikan pemuda sebagai mitra strategis dalam mengawal pembangunan daerah.
Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.Si., secara tegas menyatakan bahwa pemerintah tidak anti terhadap kritik. Justru sebaliknya, pandangan dari kaum muda sangat dibutuhkan.
“Pemuda dan mahasiswa adalah mitra strategis pemerintah. Kritik dan aspirasi dari saudara-saudara sekalian bukan sesuatu yang ditakuti, justru menjadi vitamin untuk memperbaiki kebijakan. Pemerintah tidak anti kritik, karena demokrasi akan tumbuh sehat ketika ada ruang dialog yang jujur dan terbuka seperti hari ini,” tegas Bupati Dony di hadapan para peserta.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa adalah sumber gagasan segar dan visioner. “Mahasiswa itu mata air gagasan. Dari mereka lahir ide-ide kritis, segar, dan visioner yang sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan pembangunan. Karena itu semua saran hari ini akan kami integrasikan dalam program pembangunan daerah,” janjinya.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang, Asep Tatang Sujana, menyebut acara ini sebagai bentuk proaktivitas pemerintah dalam menciptakan komunikasi dua arah. “Apresiasi untuk ikhtiar Pak Bupati dalam menjaga Sumedang tetap kondusif, aman, dan nyaman bagi pembangunan. Tema kegiatan hari ini menegaskan kesungguhan pemerintah untuk menampung aspirasi demi mewujudkan demokrasi yang sehat,” ujar Asep.
Menurutnya, aspirasi yang disampaikan para pemuda tidak hanya berisi kritik tetapi juga diiringi dengan solusi dan gagasan yang rasional. Semua masukan yang masuk akan ditindaklanjuti dan dijadikan pedoman tidak hanya oleh Pemkab, tetapi juga oleh instansi vertikal seperti TNI, Polri, DPRD, hingga pengadilan.
“Semua masukan akan ditindaklanjuti, karena Forkopimda berkomitmen menjadikan aspirasi ini sebagai rujukan demi Sumedang yang lebih baik,” pungkasnya.
Silaturahmi ini berlangsung hangat dan penuh keterbukaan, menandai babak baru kolaborasi antara pemerintah dengan generasi muda Sumedang untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan. ***










