Warga RT 006 Karangpakuan, Darmaraja, Sumedang Gelar Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW

Ratusan warga Kampung Lebak Muncang RT 006 RW 002, Desa Karangpakuan, Kabupaten Sumedang, mengikuti pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pada Sabtu (27/9).
Angga Firmansyah/SUMEDANGONLINE
Ratusan warga Kampung Lebak Muncang RT 006 RW 002, Desa Karangpakuan, Kabupaten Sumedang, mengikuti pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pada Sabtu (27/9).

Sumedang, 27 September 2025 – Ratusan warga Kampung Lebak Muncang RT 006 RW 002, Desa Karangpakuan, Kabupaten Sumedang, mengikuti pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar pada Sabtu (27/9) malam.

Acara berlangsung khidmat dengan menghadirkan tausyiah dari Ustadz Ian Sopyan, atau yang akrab disapa Ustadz Kopeah Beureum, asal Kecamatan Tanjungmedar.

Ketua DKM Masjid Nurul Iman sekaligus perwakilan RT 006, H. Sarta, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil musyawarah warga. Dalam pertemuan itu muncul beberapa usulan waktu pelaksanaan, antara awal hingga akhir bulan Mulud. Akhirnya diputuskan digelar di penghujung bulan, sebagai simbol Nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai Nabi akhir zaman.

“Alhamdulillah, dina dangeut ieu, warga RT 006 parantos tiasa ngalaksanakeun hasil babadanteunannana,” ujar Sarta.

Ketua BPD Karangpakuan, Aseng Sirojudin, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai warga RT 006 selalu aktif dalam memperingati hari besar Islam setiap tahunnya.

“Selaku aparatur Desa Karangpakuan, ngahaturkeun nuhun sateuacanna ka warga RT 006 anu parantos tiasa ngalaksanakeun kegiatan anu sakieu saena. Ieu mangrupikeun hiji kareueus, kabingah,” ungkap Aseng.

Dalam kesempatan itu, Aseng juga mengumumkan prestasi Desa Karangpakuan yang meraih peringkat ke-5 dalam Lomba Gapura Sapta Pesona tingkat Jawa Barat. Desa ini diwakili oleh Bank Sampah Berhias yang berada di lingkungan RW 002.

“Alhamdulillah, dari hampir 150 peserta se-Jawa Barat, Karangpakuan bisa meraih penghargaan terbaik ke-5,” pungkasnya.

Kegiatan pengajian ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan warga dalam melestarikan tradisi keagamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi di lingkungan desa.***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak