Sumedang, 5 Desember 2025 – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sumedang akan menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana di dua kecamatan pada Sabtu, 6 Desember 2025. Bantuan tersebut ditujukan kepada 35 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Pamulihan yang rumahnya rusak akibat angin puting beliung, serta 3 KK di Kecamatan Rancakalong yang mengalami musibah rumah ambruk dan terdampak longsor.
Informasi tersebut disampaikan oleh Engkos Kosmala, Pengurus Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Sumedang, saat ditemui di kantornya pada Jumat (5/12/2025).
“PMI Sumedang akan segera menyerahkan beberapa logistik kebutuhan dasar kepada para korban, termasuk perlengkapan darurat yang dibutuhkan pascakejadian,” ujar Engkos.
Respons Cepat Setelah Dua Hari Bencana
Dalam dua hari terakhir, wilayah Sumedang dilanda sejumlah bencana. Pada Kamis, 4 Desember 2025, puluhan rumah di Kecamatan Pamulihan mengalami kerusakan berat dan ringan akibat angin puting beliung. Sementara itu, di Kecamatan Rancakalong, tiga rumah ambruk dan beberapa warga terdampak material longsor setelah hujan deras dengan intensitas tinggi.
PMI Kabupaten Sumedang langsung melakukan asesmen lapangan untuk memetakan kebutuhan mendesak masyarakat.
Engkos menambahkan, “Kami sudah melakukan asesmen awal dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan serta pihak terkait untuk memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran dan secepat mungkin.”
Bantuan Logistik untuk Kebutuhan Mendesak
Bantuan yang akan disalurkan berupa paket kebutuhan dasar dan perlengkapan darurat, sebagai upaya membantu warga memulihkan kondisi pascabencana.
Dengan penyaluran bantuan ini, PMI Sumedang berharap dapat mengurangi beban warga serta mempercepat proses pemulihan terutama di titik-titik yang terdampak paling parah.
PMI memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan dan menyiagakan relawan untuk membantu apabila terjadi bencana susulan akibat cuaca ekstrem.***










