Sumedang, 22 April 2026 – Ketua DPRD Kabupaten Sumedang, Sidik Jafar, memimpin Rapat Paripurna Istimewa DPRD dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-448 Kabupaten Sumedang Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang dan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati Sumedang, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.
Suasana rapat paripurna berlangsung khidmat dengan nuansa kearifan lokal yang kental. Seluruh peserta mengenakan pakaian adat Sunda, di mana laki-laki tampil dengan busana beskap, sementara perempuan mengenakan kebaya. Sebelum memasuki gedung DPRD, rombongan Wakil Gubernur Jawa Barat yang didampingi Bupati dan Wakil Bupati Sumedang disambut dengan pertunjukan tari tradisional khas Sunda.
Dalam sambutannya, Sidik Jafar menyampaikan bahwa Kabupaten Sumedang pada 22 April 2026 telah genap berusia 448 tahun, berdasarkan Keputusan DPRD Kabupaten Sumedang Nomor 01/Keputusan/DPRD/Sumedang/1973 tertanggal 8 Oktober 1973 yang menetapkan 22 April 1578 sebagai Hari Jadi Sumedang.
“Usia 448 tahun ini merupakan perjalanan panjang dalam mengurus dan memajukan Sumedang. Tema tahun ini adalah Simpatina Kadeuleu, Karampa, Karasa, yang bermakna bahwa setiap pembangunan harus benar-benar dapat dilihat, dirasakan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Sumedang berlandaskan filosofi Insun Medal Insun Madangan yang berarti “saya lahir untuk menerangi”, sebagai semangat agar masyarakat Sumedang mampu menjadi cahaya bagi dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya.
Lebih lanjut, momentum Hari Jadi ke-448 ini disebut sebagai penguatan komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan digitalisasi serta inovasi pelayanan publik. Sidik Jafar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat semangat Kasumedangan yang bertumpu pada nilai agama, budaya, dan teknologi.
Sementara itu, Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Sumedang atas sinergi yang telah terjalin dengan pemerintah daerah.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD atas kerja sama yang harmonis sehingga berbagai capaian pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, akademisi, pelaku seni, dunia usaha, hingga insan pers atas kontribusi dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, Hari Jadi ke-448 ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Sumedang sebagai daerah yang kaya sejarah dan budaya, sekaligus komitmen untuk terus melangkah menuju visi Sumedang Simpati dan Indonesia Emas 2045.
“Peringatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud rasa syukur sekaligus refleksi atas capaian pembangunan yang telah diraih, termasuk peningkatan IPM, penurunan kemiskinan, dan berbagai inovasi pelayanan publik,” jelasnya.
Bupati juga menyoroti capaian pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, infrastruktur, ekonomi, pertanian, hingga layanan sosial dan kesehatan yang menunjukkan tren positif. Ia menegaskan bahwa berbagai penghargaan yang diraih daerah merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen masyarakat.
Di kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-448 untuk Kabupaten Sumedang. Ia menilai peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan daerah.
“Saya berharap tema Simpatina Kadeuleu, Karampa, Karasa dapat benar-benar diwujudkan dalam pembangunan di tahun 2026,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi capaian pembangunan Kabupaten Sumedang, seraya mengingatkan pentingnya penguatan kolaborasi dan komunikasi antara pemerintah daerah, DPRD, serta aparat pengawas internal agar berbagai permasalahan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat.
Menurutnya, Sumedang memiliki posisi strategis sebagai bagian dari kawasan Bandung Raya dan penopang utama pembangunan Jawa Barat, sehingga perlu terus meningkatkan kinerja di berbagai sektor.
“Sumedang harus terus maju dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan tata kelola pemerintahan yang semakin baik,” pungkasnya.***
