BANDUNG, Jumat (22/05/2026) – Persib Bandung menargetkan kemenangan saat menghadapi Persijap Jepara pada laga pamungkas Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/05/2026), demi menjaga peluang mencetak sejarah tiga kali beruntun atau three-peat juara.
Striker Persib, Ramon “Tanque” De Andrade Souza, menegaskan timnya tetap fokus penuh menghadapi pertandingan terakhir musim ini karena memiliki arti penting bagi pencapaian klub.
“Satu pertandingan lagi. Ini adalah pertandingan yang sangat penting. Terlepas dari situasi apa pun, kami akan tetap menjaga fokus dan tujuan kami, karena pertandingan ini sangat penting,” kata Ramon.
Hingga pekan ke-33, Persib berada di puncak klasemen dengan koleksi 78 poin, unggul dua angka atas Borneo FC yang menempati posisi kedua. Pada waktu bersamaan, Borneo FC dijadwalkan menghadapi Malut United di Stadion Segiri, Samarinda.
Kemenangan atas Persijap menjadi krusial bagi Persib untuk memastikan posisi puncak klasemen sekaligus mengunci gelar juara musim ini.
Meski demikian, Ramon mengingatkan rekan-rekannya agar tidak menganggap remeh kekuatan Persijap. Menurutnya, seluruh tim di kompetisi memiliki kualitas dan motivasi tinggi, terutama saat menghadapi Persib.
“Saya rasa Persijap adalah tim yang sangat kuat, seperti seluruh tim di kompetisi ini. Tidak ada yang main-main, semua bermain serius. Semua pertandingan melawan Persib itu selalu sulit, baik saat kami bermain di kandang maupun tandang,” ujarnya.
Ia menekankan seluruh pemain harus bekerja keras dan fokus menghadapi setiap lini permainan lawan demi meraih hasil maksimal.
“Persiapan kami adalah fokus secara keseluruhan. Bukan hanya pada penjaga gawang, tapi juga bek, gelandang, hingga penyerang mereka. Fokus kami di sana untuk keluar sebagai pemenang. Jadi, tujuannya hanya satu yaitu kemenangan,” katanya.
Laga kontra Persijap diperkirakan berlangsung sengit mengingat Persib membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang mencatatkan sejarah three-peat sekaligus menutup musim dengan hasil maksimal di hadapan pendukung sendiri.***










