Home / ARSIP

Kamis, 14 April 2011 - 20:52 WIB

Rencana Pindah Kantor Bupati dan Setda Diundur



Rencana pindah kantor bupati dan sekretariat daerah (Setda) Kab. Sumedang ke gedung baru di kawasan Rencana Induk Pusat Pemerintahan (RIPP) tanggal 23 April pekan depan kemungkinan besar bakal diundur hingga batas waktu yang belum ditentukan.Pasalnya gedung baru untuk bupati dan setda Sumedang itu, sama sekali belum dilengkapi fasilitas kerja, bahkan sambungan listrik dan telefon kabel pun, hingga saat ini belum masuk ke gedung tersebut.

“Sebelumnya sempat direncanakan pindah kantor ke RIPP akan dilaksanakan tanggal 16 atau 17 April akhir pekan ini. Kemudian, rencana itu diundur ke tanggal 23 April pekan depan setelah rapat paripurna istimewa peringatan hari jadi Sumedang ke-433. Namun, karena gedungnya belum dilengkapi fasilitas pendukung aktivitas kerja, rencana itu pun (pindah tanggal 23 April 2011) tidak mungkin dilaksanakan,” ujar Kepala Bagian Umum Setda Sumedang H. Ari Kusnadi, Kamis (14/4).

Baca Juga  1,9 Milyar untuk Renovasi Museum

Kemungkinan besar yang bisa dipastikan akan dilaksanakan pada tanggal 23 April 2011, ujar Ari, hanya acara peresmian gedungnya. “Pindah atau menggunakan gedungnya, bisa dilaksanakan kemudian setelah gedung itu telah difasilitasi atau dilengkapi pendukung aktivitas kerja,” katanya.

Terkait rencana peresmian dan penggunaan gedung tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Sumedang H. Atje Arifin Abdullah didampingi Assisten Administrasi Setda Sumedang yang juga Ketua Panitia Perayaan hari jadi Sumedang ke-433 Subagio, Kamis (14/4) juga telah menghadap dan melakukan koordinasi dengan Sekretaris kementerian Dalam Negeri di Jakarta. Di antaranya untuk menentukan apakah peresmian gedung itu akan dilakukan langsung pejabat dari Kemendagri atau oleh Gubernur Jawa Barat.

Baca Juga  CIMANUK, NGOLETRAK

Subagio sebelumnya menjelaskan, untuk menata dan mengisi sarana pendukung kerja di gedung tersebut, Pemkab Sumedang dalam APBD tahun 2011 telah mengalokasikan dana Rp 2,2 miliar. Namun, kegiatan dari dana tersebut belum bisa dilakukan Pemkab Sumedang karena gedung senilai Rp 42 miliar yang dibangun pemerintah pusat dari APBN 2010 itu, hingga saat ini belum diserahkan ke Pemkab Sumedang dan masih dalam masa pemeliharaan pemborong.

Sementara itu, gedung baru yang kini telah berdiri megah di jalan Prabu Gajahagung tersebut, merupakan bangunan awal dari perwujudan RIPP Pemkab Sumedang. Rencananya, dalam kawasan sekitar gedung tersebut akan dibangun juga gedung-gedung lembaga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) plus gedung DPRD.(A-91/kur)***

source: www.pikiran-rakyat.com

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

ARSIP

Tulisan Surrahman Al-Hajj Mendapat Apresiasi Wabup

ARSIP

891 Warga Cilangkap Tolak Proyek Panas Bumi

ARSIP

tentang Penusukan Jamaah HKBP Itu

ARSIP

IKSP Sita Asset KPPKS

ARSIP

Nenek 80 Tahun di Babuk Rancatan

ARSIP

Abdullah Puteh raih gelar doktor

ARSIP

Nonton Piala Dunia Dengan Antena Remote

ARSIP

Rapat Pemantapan Team Pameran dan SKPD