Home / BISNIS

Rabu, 6 Juli 2011 - 20:28 WIB

DESA GANEAS SULAP SAMPAH JADI UANG



Kepala Desa Ganeas. Foto: igun gunawan

GANEAS – Sampah bagi sebagian orang dianggap sesuatu yang harus dibuang karena nilai manfaatnya sudah tidak ada, tetapi tidak demikian bagi masyarakat di Desa Ganeas. Salahsatu desa yang mendapatkan kucuran dana dari Program Desa Peradaban Tahun 2010 ini, ternyata dapat memanfaatkan sampah untuk di daur ulang kembali.

Seperti dituturkan kepala Desa Ganeas, Asep Tophan S.Ip, ditemui sumedangonline diruang kerjanya, Selasa (05/07) kemarin, ia mengaku saat ini di desanya sedang gencar-gencarnya mensosialisasikan pendauran ulang sampah.

“Konsep kedepan di Desa Ganeas itu bagaimana dari sampah itu dapat menghasilkan uang,” ungkapnya.

Untuk merealisasikan rencana besar tersebut saat ini, pihak desa Ganeas telah membangunan penampungan sampah sekaligus sebagai pilot projek pendaur ulangan sampah agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Baca Juga  Jokowi Beri Kebijakan Penangguhan Cicilan, Ini Kata UMKM di Sumedang

“Disetiap rumah kita telah membagikan kantong keresek besar untuk penampungan sampah, mereka disuruh untuk memilah mana sampah organik dan anorganik. Untuk sementara kita baru melakukannya untuk Dusun Ganeas tetapi kemungkinan jika pilot projek ini sudah berhasil akan dikembangkan ke dusun-dusun lain,” papar kepala Desa yang membawahi 4 dusun itu.

Dipilihnya program pendaur ulangan sampah dari dana Desa Peradaban, agar dana tersebut dapat berjalan dan dinikmati seluruh lapisan masyarakat, sehingga dapat memberdayakan lapisan masyarakat.

Baca Juga  Agus: Bidan Praktek Wajar

“Sekarang kita baru membangun bangunan untuk daur ulang sampah, kalau alat-alatnya sih belum ada, karena kemarin itu anggarannya baru sebatas ke bangunan, sementara untuk alat-alatnya kami masih menunggu bantuan dari dinas terkait, salahsatunya dari Dinas Pertanian untuk pengadaan APPO (Alat Pengolaan Pupuk Organik, red.)” imbuhnya.

Dengan adanya program pendauran ulang sampah tersebut diharapkan, warganya lebih paham akan kebersihan, “jika biasanya warga membuang sampah sendiri-sendiri nantinya akan diambil oleh petugas dari desa,” lanjutnya.

Untuk legalitasnya Desa yang telah meraih juara 1 Lomba desa se-Kabupaten Sumedang  dan juara harapan tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2009 lalu itu, akan membuat Peraturan Desa tentang Pengelolaan sampah di wilayahnya.(igun gunawan)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

BISNIS

KPH PERHUTANI, BUDIDAYAKAN JATIPUTIH

BISNIS

Ini Alasan Grosir di Sumedang Pilih Pasokan Telur dari Jawa Timur

Advertorial

Swafoto di Gentong Kencana Café & Resto, Bisa Dapat Hadiah Ini Caranya

BISNIS

Sekda Sumedang Apresiai Asosiasi UMKM Kabupaten Sumedang Gelar Pasar Kaget di Jatigede

BISNIS

Akhir November rencananya Pasar Sandang Sumedang segera dibuka

BISNIS

Wow Kemenag Sumedang Gelar Diskusi Program Pemberdayaan Ekonomi Muslim

BISNIS

Indowisata Hotel School, Cetak SDM Khusus Kapal Pesiar
Presiden Jokowi saat memimpin Ratas melalui daring dari Istana Merdeka, Provinsi DKI Jakarta, Kamis (28/5). (Foto: Humas/Ibrahim)

BISNIS

Ini Empat Arahan Presiden Soal Insentif bagi Petani dan Nelayan di Masa Pandemi Covid-19