“Ini baru pengobatan, (tapi) kalau sudah rapi, terserah. Ada 9 langkah yang sudah kita persiapkan dalam hal reformasi birokrasi baik secara makro maupun mikro,” kata Azwar saat menjawab pertanyaan wartawan di sela Gathering Sinergi Kampanye Gerakan Reformasi Birokrasi bersama Jurnalis Peliput Reformasi Birokrasi di Kampung Toga, Sumedang Selatan.
Kegiatan berupa keakraban antara juru pewarta dengan Kementerian PAN-RB itu diawali dengan sajian tari tradisional tarawangsa. Azwar tampak terkagum-kagum melihat gemulainya para penari dan suara jentreng kecapi.
Azwar mengaku kunjungannya ke Sumedang merupakan kunjungan ke dua. Ia pernah mengunjungi Sumedang, ketika berziarah ke makam Tjut Nyak Dien. Azwar tak menyangka jika dirinya bisa mengunjungi Sumedang dan menikmati langsung alam Sumedang di tengah malam.
Kunjungan Azwar ke Sumedang tak lepas dari peran Kepala Biro Hukum KemenPAN-RB, Herman Suryatman. Azwar mengaku bangga dengan tim yang dimiliki KemenPAN-RB selama ini.
Meski pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono akan berakhir pada 1 Oktober mendatang. Namun, Azwar optimis kelanjutan reformasi birokrasi akan terus berlanjut. “Kita harus yakin ini akan berubah. Karena apparatur (pemerintahan) tidak rusak semua, meski pun kita tahu ada yang rusak. Makanya perlu ada reformasi birokrasi,” tambahnya.***
⚠️ Pemberitahuan: Isi komentar merupakan tanggung jawab penuh pemberi tanggapan. Redaksi Sumedang Online tidak bertanggung jawab atas isi atau dampak yang ditimbulkan dari komentar yang dikirimkan.

