Home / Nasional / Pilihan Redaksi

Sabtu, 18 Maret 2017 - 16:21 WIB

Banyak SK Palsu Pengangkatan CPNS Beredar, Karo Humas BKN Minta Masyarakat Waspada

Contoh SK Palsu

CONTOH-SK-PALSU: Contoh SK Palsu


JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) kembali menerima pengaduan adanya penerbitan Surat Keputusan (SK) palsu dengan modus pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengatasnamakan Kepala BKN.

Dalam SK palsu tertera pengangkatan sejumlah nama menjadi CPNS pada pemerintahan Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, disertai Nomor Identitas Pegawai (NIP) dan ditandatangani atas nama Kepala BKN.

Keterangan penempatan unit kerja dalam SK palsu tersebut juga melibatkan sejumlah nama instansi, seperti: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan RI, dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Namun menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) BKN, Mohammad Ridwan, setelah melalui verifikasi, data BKN menunjukkan bahwa NIP yang terlampir dalam SK palsu itu tidak masuk ke dalam database BKN.

Baca Juga  Camat Buahdua Usulkan Penyeragaman Assistensi

Ridwan mengingatkan masyarakat, bahwa penerbitan SK CPNS hanya bisa dikeluarkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansi masing-masingi.

“Kapasitas BKN mengeluarkan nota pertimbangan teknis untuk penerbitan NIP CPNS dan Kepala BKN tidak memiliki kewenangan pengangkatan selain CPNS BKN,” tegas Ridwan dalam siaran persnya Jumat (17/3).

Kepala Biro Humas BKN itu menegaskan, bahwa ketentuan kewenangan pengangkatan jelas diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 63 Tahun 2009 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2003 tentang Wewenang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil.

Disampaikan Ridwan, bahwa modus penipuan pengangkatan CPNS dengan menerbitkan SK palsu yang mengatasnamakan Kepala BKN bukan hal pertama terjadi.

Baca Juga  Sssst Razia HP Pelajar di Cimanggung, Polres Sumedang Temukan Video Porno

“Ketidaktahuan publik terhadap pembagian wewenang PPK Pusat dan Daerah khususnya dalam pengangkatan menjadi CPNS menjadi alat bagi oknum tertentu,” ungkap Ridwan.
Untuk itu, Kepala Biro Humas BKN meminta masyarakat untuk berhati-hati terhadap aksi penipuan. Apabila ada oleh oknum yang memberikan SK CPNS maupun jenis SK lainnya seperti SK pengadaan Diklat Prajabatan, SK pengangkatan ke dalam yang mengatasnamakan Kepala BKN/Pejabat Struktural BKN ataupun PPK instansi lainnya, Ridwan meminta masyarakat segera menghubungi instansi yang tertera pada SK tersebut. (Humas BKN/EN/ES)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Modal pemilih di Pantura jadi alasan Daniel yakin dapat dampingi RK

Pilihan Redaksi

Ini alasan kenapa truk bertonase berat masih melintas jalur Cijelag-Cikamurang

Pilihan Redaksi

MUI Sindang Pakuwon Sambut Baik Program Salat Subuh Berjamaah

Pilihan Redaksi

Pandemik Corona, Desa Citimun Sumedang Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Pilihan Redaksi

Peringati Harjad ke 50, BPJS Kesehatan Sumedang Gelar Donor Darah

Pilihan Redaksi

Komisioner KPU Sumedang Akui Belum Menerima SK Pengangkatan, Tapi …
Kepala BNN Kab. Sumedang, Hery Sudrajat, A.Md

Pilihan Redaksi

BNN Kabupaten Sumedang Gelar Sosialisasi P4GN

Nasional

2,2 Juta KPM Akan Terima Rastra Tahap Pertama 2018